FOTO: Direktur PD Pasar Makassar, Basdir.SE/Ist

Dugaan Politik dalam Pencopotan 10 Kepala Pasar, Ini Kata Dirut PD Pasar

Rabu, 05 Agustus 2020 | 21:34 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Makassar Raya, Basdir angkat bicara terkait pencopotan 10 Kepala Pasar. Ia membantah adanya dugaan unsur politik dalam proses pergantian.

Ia menyebut, jika adanya pergantian merupakan rangkaian dari penyegaran organisasi. Bahkan, kata dia, sudah ada rekomendasi dari Inspektorat Makassar perihal pergantian Kepala Pasar ini. 

Pasalnya, mereka yang diganti sudah tidak memenuhi syarat untuk tetap menjabat. Olehnya, pergantian harus dilakukan.

“Hasil rekomendasi dari inspektorat, ada yang pensiun, lewat usia, tidak memenuhi syarat, ada masih pegawai kontrak jabatan Kepala Pasar tidak bisa,” terangnya saat dihubungi, Rabu (5/8/2020).



Basdir juga menyebut sekitar 18 kepala pasar hanya 10 yang dilakukan pergantian, selebihnya hanya dirolling, Namun sebelumnya dilakukan pengisian sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

“Tidak semua kita copot, cuman kan kita kemarin kita Plt kan semua baru kita kasih ikut tes. Ada juga incumbent lolos yang penting memenuhi syarat semua toh,” tandasnya.

Adanya dugaan ‘main’ politik dalam pergantian 10 Kepala Pasar diungkapkan oleh salah satu Mantan Kepala Pasar yang enggan disebut namanya. Sebab, ia tak tahu alasan Direksi menggantinya.

“Saya juga tidak tahu apa alasannya saya di copot. Mungkin karena ada unsur politiknya, yah di tahu mi toh siapa siapa sekarang di Direksi,” katanya, Rabu (5/8/2020).

Ada beberapa kejanggalan yang ditemukannya. Salah satunya ialah ada sejumlah Kepala Pasar yang diangkat namun tidak mengikuti proses lelang jabatan

“Kemarin waktu lelang jabatan, terus ada 3 orang tidak ikut lelang jabatan, dan kenapa bisa dapat jabatan,” tanyanya.(*)


BACA JUGA