Penyerahan bantuan masker diserahkan langsung Penasehat Perbanas Sulsel, Andi Hudli Huduri untuk Kepala Dinkes Makassar, Naisyah Tun Azikin di Puskesmas Kaluku Bodoa, Jumat (07/08/2020).

Puskemas di Makassar Dapat Bantuan 5000 Masker dari Perbanas Sulsel

Minggu, 09 Agustus 2020 | 15:14 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pengurus Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas) Sulawesi Selatan memperlihatkan kepedulian ditengah pandemi Covid-19. Bantuan 5000 masker diserahkan untuk seluruh tenaga kesehatan di Kota Makassar, khususnya  yang bertugas di Puskesmas.

Penyerahan bantuan masker ini diserahkan langsung Penasehat Perbanas Sulsel, Andi Hudli Huduri untuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin. Bertempat di Puskesmas Kaluku Bodoa, Jumat (07/08/2020).

Prosesi penyerahan ini disaksikan langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. Turut hadir menerima Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Rossy Timur Wahyuningsih.

“Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam upaya menghadapi pandemi virus Covid-19. Makanya bantuan ini kami tujukan kepada mereka, sebagai bentuk terima kasih dan dukungan terhadap pengabdian dan kerja kerasnya selama ini,” ujar Andi Hudli Huduri.



Melalui Perbanas Sulsel, Andi Hudli juga menyatakan komitmennya untuk selalu terlibat dalam upaya bersama melakukan percepatan penangan Covid-19. Khususnya di Kota Makassar.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin memberikan apresiasi. Ini kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari upaya bersama melakukan pengendalian Covid-19 di Makassar.

“Kita sudah melewati fase pandemi yang cukup panjang dan itu cukup memberi kita pengalaman tentang pentingnya melaksanakan protokol kesehatan di setiap aktifitas yang kita lakukan. Bantuan masker ini tentu sangat berarti bagi tenaga kesehatan kita yang setiap hari bekerja ditengah resiko dari paparan virus,” ujar Rudy.

 

Selain menyaksikan penyerahan batuan masker, Rudy juga melakukan peninjauan  kondisi puskesmas. Serta pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut di era pandemi Covid-19. (*)


BACA JUGA