Kapolsek Tinggimoncong, Iptu Hasan Fadhyl memeriksa suhu tubuh pendaki yang hendak masuk di area Gunung Bawakaraeng, Minggu, 16 Agustus 2020.

Jelang HUT RI ke-75, Gunung Bawakaraeng Diserbu Puluhan Ribu Pendaki

Minggu, 16 Agustus 2020 | 14:45 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM— Suasana Gunung Bawakaraeng, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa saat hari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 Senin, 17 Agustus 2020 besok dipastikan ramai. Puluhan ribu pendaki menyerbu Gunung Bawakaraeng.

Data dari pihak Basarnas Makassar, jumlah pendaki yang sudah memasuki area Gunung Bawakaraeng, Minggu siang, 16 Agustus 2020  sudah mencapai 10.602 orang. 

“Sampai pukul 12.00 siang ini, jumlah pendaki yang menuju puncak Bawakaraeng 5.919 orang. Lembanna 3.176 orang. Dan pendaki yang ke lembah Ramma 1.602 orang. Total keseluruhan 10.602 orang,” sebut Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Muh Rizal.

Rizal menyebutkan, jumlah pendaki itu yang melakukan registrasi di posko induk Lembanna. Kata dia, jumlah ini diprediksi masih akan bertambah.



“Biasanya, jumlah pendaki akan bertambah untuk melakukan pengibaran di Puncak Gunung Bawakaraeng dan Lembah Ramma,” tuturnya.

Basarnas Makassar sendiri, kata dia, akan menggelar Siaga Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-75. 

“Siaga Merah Putih ini adalah gelaran tahunan. Karena setiap tahunnya kian banyak pendaki yang memadati Gunung Bawakaraeng untuk merayakan HUT Kemerdekaan,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam Siaga Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, Basarnas bersama 200-an potensi SAR dari berbagai lembaga SAR di Sulawesi Selatan.

“Siaga terbagi beberapa posko diantaranya, Posko Induk  Lembanna, Pos 1 Bawakaraeng, Pos 5 Bawakareng, Pos 8 Bawakaraeng, Pos Buluballea, Pos sungai Ke-3 lembah Ramma, Pos Ramma dan Pos Puncak. Dan siaga ini dimulai dari tanggal 14-18 agustus 2020,” terangnya.

Ia juga mengimbau kepada pendaki untuk mengutamakan keselamatan sebelum melakukan pendakian di Gunung Bawakaraeng. Terutama protokol covid untuk mengantisipasi kluster baru di kalangan pencinta alam.

Sementara itu membeludaknya pendaki berkunjung ke Gunung Bawakaraeng telah diantisipasi aparat kepolisian. Pintu masuk menuju Lembanna dan Puncak Bawakaraeng dijaga ketat. Setiap pendaki yang datang diwajibkan mengikuti protokol kesehatan.   

Kapolsek Tinggimoncong, Iptu Hasan Fadhlyh menuturkan, pihaknya aktif memberikan edukasi tentang protokol kesehatan dan mengecek suhu badan di jalan masuk tempat camping lembanna dan Puncak Gunung Bawakaraeng.

“Satu persatu suhu badan pendaki diperiksa. Mereka juga wajib menggunakan masker, tetap menjaga jarak, serta cuci tangan menggunakan sabun. Yang tidak mengindahkan prokes, dilarang melakukan pendakian,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA