Tim Inafis Polres Gowa dibantuk warga mengevakuasi mayat Dg Soho yang ditemukan membusuk di tepi kali di Dusun Bonto-Bontoa, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Selasa, 29 September 2020.

Mayat Ditemukan Membusuk di Tepi Kali

Selasa, 29 September 2020 | 21:06 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM– Penemuan mayat kembali terjadi di Gowa. Kali ini lokasinya di Dusun Bonto-Bontoa, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu. 

Mayat berjenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Dg Soho (72) itu ditemukan warga mengapung di tepi kali, Selasa, 29 September 2020, sekira Pukul 10.15 wita. Saat ditemukan kondisi mayat telah membusuk.

“Saya bersama teman lagi asyik memancing. Tiba-tiba kami mencium bau tidak sedap dari dalam kali. Menyengat sekali. Setelah kami telusuri ternyata asalnya bau itu dari mayat yang mengapung dalam keadaan tengkurap terasangkut di akar pohon,” tutur Dg Nappa, saksi mata yang pertama melihat mayat Dg Soho.

Tanpa pikir panjang, Dg Nappa langsung bergegas melaporkan temuannya itu ke aparat kepolisian. Tim Inafis Polres Gowa kemudian langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP.



Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan menerangkan, dari hasil keterangan pihak keluarga korban terungkap bahwa Dg. Soho telah meninggalkan rumah sejak Sabtu pagi, 26 September 2020 sekitar pukul 06.00 Wita.  

“Pihak keluarganya telah melakukan pencarian namun tidak ditemukan. Korban merupakan warga Dusun Bontorea, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu,” beber Tambunan.

Terkait penyebab kematian korban, polisi belum bisa menyimpulkan. Kata Tambunan, pihak keluarga Dg Soho, juga menolak jenazah korban diautopsi. Saat ini, jenazah Dg Soho sudah diserahkan ke pihak keluarganya untuk dimakamkan.

“Setelah dilakukan komunikasi dengan pihak keluarganya ternyata mereka menolak autopsi,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA