illustrasi/int

Penyebaran Covid-19, Karyawan Swasta Bisa Bawa Virus ke Keluarga

Selasa, 13 Oktober 2020 | 18:04 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Ahli Epidemiologi Satgas Covid-19 Makassar, Ansariadi menyebut jika kelompok karyawan swasta merupakan distribusi tertinggi dalam kasus Covid-19 di Kota Makassar. Dua bulan terakhir, kelompok ini memiliki kasus terbanyak.

“Urut satu itu yang terbanyak pada karyawan swasta, di bulan Agustus sebanyak 210 orang, kemudian bulan September, sebanyak 137 orang,” sebut Ansariadi, Selasa (13/10/2020).

Lebih lanjut, karyawan swasta juga kemungkinan besar membawa dan menularkan Covid-19 pada keluarganya. Pasalnya, kelompok pekerja urut dua pada kasus Covid-19 yakni pada Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan jumlah kasus di bulan September sebanyak 118 orang. 

“IRT kan hanya di rumah, kenapa bisa banyak, nah bapaknya mungkin bekerja di perkantoran, balik dari rumah istrinya juga terkena,” jelasnya.



Selain itu, jumlah kasus Covid-19 pada mahasiswa dan pelajar juga terbilang tinggi. Pasalnya, masuk pada urut nomor tiga dengan jumlah kasus pada bulan September 88 orang. 

“Saya tidak paham pasti dia tertular dari mana, kemungkinan tertular dari orang tuanya, atau anak-anak ini mulai aktif kegiatan,” sambung Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas ini. 

Dalam hal ini, ia menuturkan perlu penanganan khusus pada karyawan swasta, untuk memutus mata rantai Covid-19 pada keluarganya. Misalnya, melakukan tes swab massal pada karyawan swasta untuk mengidentifikasi Covid-19. 

“Harus kita pikirkan (swab) di perkantoran. Kalau kasus Covid di perkantoran bisa dikurangi, maka bisa dikurangi juga kasus (Covid-19) pada IRT. Pada dasarnya kan, ini yang bawa pulang ke rumah,” tutupnya. (*)


BACA JUGA