Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat ditemui di Hotel Claro, Selasa (20/10/2020)

Pemkot Makassar Masih Kaji Pembukaan Bioskop

Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:11 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Bioskop di sejumlah kota di Indonesia nampaknya mulai kembali dibuka. Seperti di Ternate, Bandung, Jayapura, Pontianak, Banjarmasin, dan Samarinda.

Untuk di Makassar, Pemerintah Kota (Pemkot) rupanya belum ingin mengizinkan bioskop beroperasi. Pasalnya, kebijakan ini masih dalam pengkajian.

Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. Ia mengaku tak ingin terburu-buru membuka bioskop. Meski ada upaya pemulihan ekonomi, namun yang perlu diwaspadai ialah munculnya klaster baru Covid-19.

“Sebagaimana garis kebijakan kita mendorong ekonomi, tapai harus diiringi upaya kita terkait Covid-19,” aku Rudy saat ditemui di Hotel Claro, Selasa (20/10/2020).



“Pelaksanaan bioskop itu sementara kita kaji, kita ingin pastikan nantinya jika dibuka tidak menimbulkan klaster baru,” sambungnya. 

Olehnya itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel ini masih mempertimbangkan hal itu. Segala kemungkinan resiko, kata dia, mesti diperhatikan sebelum bioskop dibuka kembali.

“Kenapa kita hati-hati dalam melangkah, bahwa menghadapi virus Corona tidak boleh kita mencoba-coba. Sekali kita terperosot itu mundurnya susah,” lanjut Rudy.

Sementara untuk bentuk aturannya sendiri, Rudy mengatakan jika ada beberapa pilihan. Beber dia, bisa saja dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) atau hanya Surat Edaran (SE).

“Nanti kita liat dalam bentuk surat edaran atau memang harus Perwali. Sementara kita kaji,” tutupnya.(*)


BACA JUGA