Kepala Dinkes Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin.

Pilwalkot Makassar di Tengah Pandemi, Tenaga Medis Bakal Siaga di 15 Kecamatan

Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:09 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar bakal menyiapkan tenaga medis di setiap 15 kecamatan yang ada. Siaga dilakukan karena adanya Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar yang bakal berlangsung 9 Desember nanti.

Kepala Dinkes Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan, keterlibatan tenaga medis perlu ada. Seiring untuk menimalisir kemungkinan terburuk yang bisa menimpa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Kami kerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU sudah audiens pak (Pj) Wali Kota. sudah ada instruksi juga Kementerian Kesehatan untuk keterlibatan tim kesehatan di dalam masalah Pilkada, jadi kita tetap mendukung KPU juga sudah audiens ke kami,” ucap Naisyah, Kamis (29/10/2020).

Adapun satu tim kesehatan yang bertugas di tiap kecamatan nantinya terdiri dari lima orang. Masing-masing terdiri dari sopir, dan selebihnya tenaga medis.



“Satu tim yang pasti ada sopir, tenaga medis minimal tiga, yah lima orang lah,” ungkap Naisyah. 

Tak hanya itu, pihaknya juga akan bertanggung jawab terhadap pemeriksaan rapid bagi petugas KPPS. “Baik untuk penyiapan tenaga KPPS nanti kita yang keluarkan pemeriksaan rapid kepada mereka,” tutur Naisyah. 

Menurut Naisyah, pihaknya hanya bisa menurunkan tenaga medis di tiap kecamatan. Bukan setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), mengingat jumlah personelnya yang terbatas. Sedangkan TPS di Kota Makassar mencapai puluhan ribu. 

“Satu tim satu kecamatan tapi kan jaga shift karena kan pada hari H dan seterusnya, pada saat perhitungan rawan sekali karena orang tidak tidur, begadang sampai pagi itukan yang banyak bermasalah tiba tiba meninggal pada saat perhitungan suara,” jelasnya.

“Jadi kita akan menempatkan tim pada hari H sampai dengan selesainya perhitungan di seluruh kecamatan,” tutup Naisyah. (*)


BACA JUGA