Dosen dari Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, Irnawati M.Ikom telah berhasil mendapat penghargaan nasional MG Prize 2020

Bentuk Forum AWAS, Dosen UINAM Sabet Penghargaan Nasional MG Prize

Senin, 02 November 2020 | 14:54 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Kabar gembira bagi sivitas akademika Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM). Sebab, salah satu dosen dari Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, Irnawati M.Ikom telah berhasil mendapat penghargaan nasional.

Pengharapan ini diterimanya dari 

Organisasi yang menaungi ribuan alumnus penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan, Mata Garuda. Ia pun meraih penghargaan MG Prize 2020. 

Keberhasilan Irnawati tak terlepas karena memiliki andil besar dalam memberikan edukasi politik masyarakat. Ini melalui pembentukan forum Aliansi Masyarakat Kawal Demokrasi (AWAS). Sesuai hasil penilaian dalam kategori Politik, Hukum dan Perdamaian.



Irnawati melalui forum AWAS telah melakukan berbagai kegiatan dalam memberikan pendidikan politik masyarakat. Kegiatan mulai dari sosialisasi dan baru-baru ini menggelar Democracy Camp di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

“Democracy camp digelar dalam rangka hari sumpah pemuda. Kita bermitra dengan Bawaslu Takalar dan direspon positif warga setempat,” ujar Irna saat dikonfirmasi Minggu (1/11/2020).

Selain itu, mencanangkan forum AWAS hingga di pedesaan. Tujuannya mengajak masyarakat turut aktif mengawasi Pemilu dan menolak praktik politik uang untuk demokrasi yang lebih baik.

“AWAS kami bentuk sejak Desember 2017 lalu. Sebuah forum yang konsen terhadap pendidikan politik masyarakat hingga di daerah pelosok,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Mata Garuda Erbi Setiawan mengatakan penghargaan diberikan untuk mengapresiasi pencapaian dan karya awardee. Yang di mana secara signifikan mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia. 

“Kriteria pemenang karena telah menghasilkan dan memberikan dampak pada bidang tertentu. Terobosan bukan terbatas pada menghasilkan hal baru, dalam artian sudah dipraktekkan dan mempunyai manfaat besar di masyarakat,” ujar Erbi dalam keterangan tertulis yang diterima.(*)


BACA JUGA