Komunitas Sepeda Ontel dan Kostum bersama Disbud Kota Makassar menggelar Museum Keliling, Minggu (8/11/2020)

Melalui Museum Keliling, Dinas Kebudayaan Sambut HUT Kota Makassar ke-413

Senin, 09 November 2020 | 14:18 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dinas Kebudayaan (Disbud) Makassar menggelar Museum Keliling dalam rangka menyambut HUT Kota ke-413. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni Minggu (8/11/2020) dan Sabtu (14/11/2020).

Adapun titik kumpul berada di Museum Kota Makassar, Jalan Balai Kota Makassar. Kemudian tujuannya ke Klenteng Ibu Bahari dan Fort Rotterdam.

Beberapa bangunan museum akan dikunjungi bersama dengan komunitas Sepeda Ontel dan Kostum dengan tema “Sehat Bersama Museum”. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat tentang sejarah peninggalan warisan budaya di Makassar.

Dijelaskan Kepala Disbud Kota Makassar, Taufik Rahman, pihaknya sengaja menggandeng beberapa komunitas pemerhati sejarah. Sebab, dalam rangka HUT Kota Makassar ke-413 ini, warga Makassar perlu tahu sejarah dan peninggalan budaya di Makassar.



“Mengenang kembali tempat yang sejarah lalu bagian dari keberadaan Kota Makassar,” jelas Taufik.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas (Sekdis) Disbud Kota Makassar, Iwan Jacoeb mengimbau agar partisipan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Mengingat saat ini masih ada pandemi Covid-19.

“Teman-teman tetap menjaga Covid-19 dan yakin dan percaya ketika kita berkumpul kita bisa meningkat imun sendiri dan komunitas ini sangat antusias terhadap kegiatan yang dilaksanakan di museum,” kata Iwan.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan, warisan sejarah yang ada saat ini harus dijaga dan dilestarikan. Adapun caranya dengan mendatangi bangunan tua bersejarah. 

“Berkaitan dengan hal tersebut di dinas Kebudayan bersama komunitas kostum, sepeda ontel ini bekerja sama mendatangi bangunan tua yang bersejarah di Benteng Wihara yang dulu masanya dikatakan tempat namanya maccopang, Klenteng bahari,” katanya.

“Sehingga, kita patut bersyukur bahwa pihak penyelenggara di benteng Wihara antusias dengan kedatangan kita untuk banyak belajar tentang sejarah keberadaan wihara itu sendiri. Dan komunitas-komunitas sepeda ini juga sangat antusias,” pungkas Iwan.

Sementara itu, Sekretaris Komunitas Kostum, Dg Nojeng mengapresiasi langkah yang diambil oleh Disbud. Dimana, para komunitas tua tersebut ikut dilibatkan dalam kegiatan keliling museum.

“Ini langkah awal kita bersinergi dengan museum, walaupun hal ini telah kami nantikan sejak lama. Angin segar ini tentu akan kami sambut dengan baik, tentu akan terlibat kembali jika museum mengadakan giat dan mengundang kami di Kostum,” sambut Dg Nojeng.(*)


BACA JUGA