Konferensi Pers Dispar bersama PHRI terkait dana hibah dari Kemenkepraf RI di Kantor Dispar Makassar, Senin (16/11/2020).

Makassar Kecipratan Dana Hibah, Siap Dibagi ke Pelaku Usaha Hotel dan Resto

Senin, 16 November 2020 | 20:53 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Kota Makassar terpilih untuk mendapat dana hibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkepraf) RI. Dana hibah yang didapat ialah Rp 48 Miliar.

Dana hibah tersebut kemudian dibagikan ke pelaku usaha di sektor pariwisata. Yakni untuk hotel dan restoran.

Dijelaskan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Rusmayani Madjid, pemerintah pusat hanya memberikan dana hibah ini untuk 101 kota. Makassar pun kebagian jatah.

“Ini yang perlu dicatat, tidak semua daerah dapat dana hibah. Makassar dapat karena ada beberapa alasan yang perlu diperhatikan,” ujar Rusmayadi Madjid saat ditemui di Kantor Dispar Makassar, Senin (16/11/2020).



Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar ini juga menjelaskan, alasan utama hotel dan restoran di Makassar menerima dana hibah. Sebab, masuk sebagai 10 kota pariwisata terbaik secara nasional.

Tak hanya masuk sebagai kota pariwisata terbaik nasional. Event F8 di Makassar juga masuk dalam daftar Top 10 Wonderful Event Indonesia

“Jadi itu yang perlu masyarakat tahu. Berkat sektor pariwisata dan event besar itu Makassar masuk sebagai penerima dana hibah untuk hotel dan restoran,” tegasnya.

Adapun ia merinci dana hibah dari Kemenparekraf RI untuk hotel dan restoran di Makassar sebesar Rp 48,8 Miliar. Dari total tersebut, 70 persen diberikan kepada hotel dan restoran.

“Sesuai juknis, 30 persen dana itu akan digunakan untuk sosialisasi,” tutupnya. (*)


BACA JUGA