#

Milenialisme Terus Ingatkan Warga Bulukumba Jelang Masa Tenang: Jangan Salah Pilih!

Kamis, 03 Desember 2020 | 18:25 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM – Dua hari jelang masa tenang, sejumlah anak muda yang tergabung dalam milenialisme terus mengajak seluruh lapisan masyarakat Bulukumba untuk tidak salah pilih pemimpin pada Pilkada 9 Desember 2020 memdatang.

Mereka menyerukan, sebisa mungkin memilih pemimpin yang terbaik, memiliki rekam jejak pengabdian, telah menorehkan bukti, dekat dengan masyarakat Bulukumba dan tidak hanya hadir di tengah masyarakat jelang Pilkada atau hanya hadir untuk kepentingan Pilkada saja. Seruan ini juga tercermin pada kegiatan road show Milenialisme di Kecamatan Herlang, Rabu malam (2/12/2020).

Sappewali L, pemuda Desa Tugondeng mengatakan, jika salah pilih hanya karena iming-iming tertentu, maka cepat atau lambat, diyakininya akan merusak tatanan hidup masyarakat Bulukumba. Menurutnya, jika Bulukumba dipimpin oleh oknum yang tidak memiliki gagasan dan perencanaan yang matang, sama saja akan membawa kemunduran daerah yang bertajuk Bumi Panrita Lopi ini.

Kecenderungannya, kata dia kandidat yang tanpa kesiapan konsep dan gagasan rentan mengandalkan “money politik”. Sehingga menurutnya, masyarakat penting untuk hati-hati dalam menentukan pilihan.



“Saya anak petani, tapi saya juga punya hak untuk menggapai cita-cita saya. Politik uang, atau ada uang ada suara harus diputus mata rantainya, jangan mau suara kita dibeli,” Ajak Sappewali.

Diungkapkan pula, salah satu pasangan calon yang selama ini komutmen melawan politik uang adalah Paslon nomor 3, Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau. Atas dasar itu dia meneguhkan komitmen mendukung pasangan yang menggunakan tagline “Kacamatayya” ini.

“Pak Tomy Satria menyadarkan kami, bahwa untuk menggapai impian, dan untuk maju di gelanggang politik tak melulu soal materi, anak petani, anak nelayan memiliki hak yang sama mencapai cita-cita,” katanya.

Dia mengatakan, selain melihat program seluruh pasangan calon, warga Bulukumba juga bisa mengukur kesiapan program dan konsep semua Paslon melalui tiga seri debat publik antar pasangan calon. Tak hanya itu, dikata Sappewali setiap orang pasti bisa memberikan penilaian terhadap karakter seseorang hanya dengan melihat foto. Dimana bisa menerka-nerka siapa yang memiliki karakter keras, maupun dekat dengan rakyat.

“Kita bisa saksikan tiga seri debat, dan Insya Allah kematangan konsep, gagasan, kemampuan itu tak bisa berbohong. Itu dimiliki oleh pasangan nomor 3,” ungkapnya.(*)


BACA JUGA