Kondisi permukaan jalan di Jalan Tun Abdul Razak, Gowa yang mengalami kerusakan diabadikan, Jumat, 11 Desember 2020. Titik ini kerap tergenang saat turun hujan deras

Sasaran Banjir, Jalan Tun Abdul Razak Diusulkan Ditinggikan

Jumat, 11 Desember 2020 | 09:41 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM — Musim hujan momok bagi ruas jalan. Di Kabupaten Gowa, sejumlah jalur provinsi rusak karena tergenang air.

Seperti Jalan Tun Abdul Razak dan Jalan HM Yasin Limpo. Di kedua ruas jalan tersebut, beberapa titik mengalami kerusakan. 

Di Jalan Tun Abdul Razak, kerusakan tersebar di beberapa titik. Kondisi kerusakan terbilang parah. Permukaan aspal terbongkar dan membentuk kubangan. Cukup membahayakan bagi pengendara. 

Sementara di Jalan HM Yasin Limpo, kerusakan juga tersebar. Rerata berbentuk lubang. PPTK UPT Pemeliharaan Jalan Wilayah IV Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Pemprov Sulsel, Iskandar mengakui kerusakan tersebut.

Ia mengatakan, penyebab kerusakan karena genangan air. Khusus kerusakan Jalan Tun Abdul Razak, kata dia, merupakan titik rawan banjir. Hampir setiap musim hujan, titik tersebut selalu tergenang air.

“Selalu banjir disitu. Itu yang memicu jalan cepat rusak,” ujar Iskandar kepada Go Cakrawala, Jumat (11/12/2020).

Menurut dia, titik jalan yang selalu tergenang memang rendah. Ini diperparah dengan saluran yang tidak ada. Sehingga saat turun hujan, titik tersebut cepat tergenang. 

Pihaknya pun telah mengusulkan ke pihak perencanaan agar titik yang rawan tergenang di Jalan Tun Abdul Razak ditinggikan. Termasuk mengusulkan pembangunan saluran tembus sampai jembatan tiga. 

Kata dia, usulan agar badan jalan ditinggikan plus pembuatan saluran menjadi solusi Jalan Tun Abdul Razak bebas dari genangan. Sebelumnya, pihaknya telah membuatkan paving di titik permukaan jalan yang rusak. Namun hal itu tidak maksimal karena volume genangan yang sangat besar.
 
“Kita sudah dari awal buatkan paving untuk penanganan sementara. Bahkan kita sudah lapen juga tapi masih tidak tahan. Jadi saya sudah laporkan ke Perencanaan kalau bisa di titik tersebut sampai Jembatan jalannya di tinggikan dan saluran dibuat tembus sampai Jembatan 3,” urai Iskandar.

Untuk saat ini, pihaknya tetap melakukan penanganan. Titik yang rusak itu tetap dibenahi melalui pemeliharaan rutin. Sisa menunggu cuaca bagus dan titik jalan sudah tergenang air.

“Insya Allah kalau kita tetap rutin akan benahi. Tapi kita tunggu dulu permukaan jalan kering dan cuaca bagus,” katanya.

Begitu pun di sepanjang ruas jalan HM Yasin Limpo. Beberapa lubang yang berpotensi membahayakan pengendara akan secepatnya ditambal.

“Sudah kita siapkan bahan yang sudah dicampur untuk penanganannya dinda. Mudah-mudahan beberapa hari kedepan tidak turun hujan, sehingga langsung bisa ditangani,” pungkas Iskandar.(*)


BACA JUGA