Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menggelar Rakor bersama seluruh jajaran Direksi dan Dewas PD Parkir Makassar Raya di Rujab Wali Kota, Selasa (15/12/2020)

Gelar Rakor, Rudy Djamaluddin dan PD Parkir Makassar Bahas Program Tahun 2021

Rabu, 16 Desember 2020 | 10:19 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Setelah melantik Sekertaris Dewan Pengawas (Dewas) PD Parkir Makassar Raya, Taufiq Manji, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin kemudian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Rujab Wali Kota, Selasa (15/12/2020). Kegiatan melibatkan seluruh jajaran Direksi dan Dewas PD Parkir Makassar Raya.

Dalam rakor tersebut, Rudy membahas perihal program kerja yang akan di laksanakan untuk tahun 2021. Selain itu, menurutnya, PD Parkir mesti segera memiliki data potensi parkir. Sehingga akan lebih jelas berapa besaranp potensi parkir yang ada di Makassar.

“Data potensi ini sangat fundamental harus di miliki suatu perusahaan terlebih khusus di PD Parkir Makassar Raya itu sendiri,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel ini.

“Karena dengan dasar inilah semua program dan sistem akan mudah kita gunakan baik berupa penerapan e-Parking maupun layanan digitalisasi parkir. Ini karena sudah ada peta potensi parkir. Jangan sampai lebih banyak yang lost di bandingkan dengan yang masuk ke PAD,” sambungnya. 

Rudy menambahkan bahwa apa yg selama ini Direksi kembangkan sehubungan dengan layanan parkir elektronik sudah cukup bagus. Hanya saja, kata dia, tidak memberikan dampak yang signifikan lantaran belum adanya pemetaan potensi parkir.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar mengapresiasi gagasan yang diberikan oleh Rudy Djamaluddin. Ia menegaskan bahwa akan segera menyiapkan peta potensi sesuai instruksi Rudy.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah pak (Pj) Wali sampaikan tadi. Insha Allah dalam waktu dekat peta potensi akan dibuat. Dengan harapan dapat lebih memaksimalkan pelayanan jasa parkir ke masyarakat, pendapatan lebih di tingkatkan serta manajemen pengelolaan parkir dapat lebih tertata,” tutupnya.(*)


BACA JUGA