Sejumlah pekerja memasang scaffolding saat mengerjakan tiang penyangga Tol Layang di Jl. Tol Reformasi Makassar, Minggu (06/01/2019).

95 Persen Karyawan Dirumahkan di Makassar Kembali Bekerja

Senin, 01 Februari 2021 | 19:26 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Hampir seluruh karyawan yang dirumahkan di Kota Makassar akhirnya kembali bekerja. Dari total 9.016 orang, sekitar 95 persen dari mereka kini dipekerjakan oleh perusahaannya.

“Persentasenya sudah 95 Persen lebih, hanya sebagian yang tidak. Sekarang full semua bekerja,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, Senin (1/2/2021).

Disampaikan Irwan, upaya komunikasi terus dilakukan terhadap perusahaan yang merumahkan karyawannya. Pihaknya terus berupaya agar mereka bisa kembali bekerja apabila kondisi perusahaan sudah membaik.

“Karyawan yang dirumahkan, kita melihat kondisi perusahaannya. Apabila sudah normal, kita berharap kembali,” jelas Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar ini.

Diberitakan sebelumnya, pandemi Covid-19 yang melanda Makassar berdampak pada perusahaan. Separuh karyawan dirumahkan lantaran tak mampu memberikan gaji terhadap mereka.

Pemerintah pusat yang saat ini berfokus pada percepatan pemulihan ekonomi membuat usaha juga kembali bergeliat. Sehingga, sektor perhotelan dan usaha lainnya kembali memanggil karyawannya. 

“Kita kan berharap semua usaha dibuka normal kembali, tapi rata rata hotel mulai aktif kembali,” sebutnya. 

Irwan pun berharap, semakin banyak usaha usaha yang buka kembali setelah dihantam pandemi Covid-19. Olehnya itu, tidak ada lagi pekerja yang dirumahkan.

Tak lupa pula, ia menekankan bagi setiap perusahaan agar selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Demi mencegah adanya klaster perusahaan seperti di banyak tempat sebelumnya.

“Saya kira protokol kesehatan tetap yang utama. Pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Kita tidak ingin perusahaan menjadi kluster,” tutupnya.(*)


BACA JUGA