Wali Kota Makassar terpilih, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto bersama tim transisi di kediaman Danny, Senin (1/2/2021)

Formasi Lengkap, Tim Transisi Danny-Fatma Mulai Bertugas

Senin, 01 Februari 2021 | 23:51 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Anggota tim transisi yang dibentuk Wali Kota Makassar terpilih, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto kini sudah lengkap. Perkenalan tim berlangsung hari ini di kediaman Danny, Senin (1/2/2021).

Ada lima anggota yang diperkenalkan. Mereka, disebutkan Danny, punya kapabilitas untuk membantunya dalam menjalankan pemerintahan dengan baik, utamanya dalam melakukan percepatan program.

Usai diperkenalkan, tim ini sudah mulai aktif. Ada tiga tugas pokok dan fungsi dari tim transisi sebagaimana yang dijelaskan oleh Wali Kota Makassar 2014-2019 ini.

Pertama, tim transisi terlebih dahulu mendalami visi dan misi Danny-Fatma. Selanjutnya mengukur kedalaman program strategis untuk dicocokkan dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkot.

“Misalnya, soal revolusi pendidikan semua orang harus sekolah. Itu dicari tahu, berapa SKPD yang harus terlibat di situ, leading-nya siapa? Kapasitas organisasi apa yang bisa menjalankan ini barang,” jelasnya.

“Jadi ada 24 pekerjaan besar, yang harus dipersiapkan sebelum pelantikan, jadi hampir dipastikan, bahwa mereka memang tidak membutuhkan Pj,” sambungnya.

Kemudian setelah Danny yang berpasangan Fatma ini dilantik, tim transisi ini bakal kembali mempersiapkan kabinet definitif. Pada fase tersebut, kata Danny, timnya mengevaluasi semua kebijakan Pj sebelumnya mulai dari Iqbal Suhaeb hingga Prof Rudy Djamaluddin.

“Maka pada fase ini, tim transisi mengevaluasi semua kebijakan Pj, mulai dari Iqbal, dengan Pak Rudy ini dievaluasi, apa yang dilanjutkan, apa yang dihapus, seperti yang beliau (Rudy) sampaikan, hapus saja di (APBD) perubahan,” kata Danny.

“Tetapi tidak sesederhana itu, karena kita selalu bergerak dengan konsep, tidak dengan bahasa Makassar, yaitu kajili-jili, itu tidak ada. Saya tidak mau melanjutkan kajil-jili itu. Harus butuh akademik, ada alasannya dan ada expert-nya,” sambungnya.

Terakhir, fase ketiga, Danny menjelaskan bahwa setelah kabinet berjalan, tim transisi akan memonitoring seluruh konsep program yang berjalan. Hal itu, menurutnya, dianggap sangat penting.

“Fase ketiga setelah kabinet berjalan, dia monitoring seluruh perjalanan dan ini pertahun, jadi bisa diganti, bisa tetap, tergantung nanti bagaimana evaluasinya,” tutup Danny. 

Adapun tubuh anggota tim transisi Danny-Fatma, diantaranya: 

1. Prof. Dr. Yusran Yusuf (Mantan Pj Wali Kota, Ketua TGUPP Sulsel, dan Mantan Dekan Fakultas Kehutanan Unhas).

2. Prof. Dr. Aminuddin Ilmar (Saksi ahli dan Ahli Hukum).

3. Prof. Dr. Anwar (Ahli Ekonomi dari UNM)

4. Dr. Naida Naim (Ahli Arsitek dan Tata Ruang dari UMI)

5. Ikbal Djajil atau Ije (Mewakili Keummatan dan Milenial)

Sementara ada tim pendukung, ialah:

1. Dr. Sakkapati (Ahli Hukum mengatur protokoler).

2. Dr. Indrabayu (Ahli Artifisial Inteligensia).(*)


BACA JUGA