Pihak Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar saat memberikan bantuan ke Bank Sampah Mandiri di Bulukumba, Kamis (25/02/2021)

Hari Peduli Sampah Nasional, Pegadaian Salurkan Bantuan ke DLH dan Bank Sampah

Jumat, 26 Februari 2021 | 21:38 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diadakan secara serentak di tanggal 21 Februari diperingati secara berbeda oleh PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar. Di tahun 2021, pihaknya memberikan bantuan ke dua instansi yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar dan Bank Sampah Mandiri.

Di DLH Kota Makassar, Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar memberikan Alat Perlindungan Diri (APD). Yakni masker dan tumbler tempat air minum masing-masing berjumlah 100 pcs.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Deputi Bisnis Area Makassar 1, Eko Supriyanto dan diterima oleh perwakilan DLH Makassar, Andi Zaenab. Dalam penyerahan bantuan, Eko menyebutkan, Pegadaian bertekad untuk terlibat aktif dalam mendukung terciptanya Kota Makassar yang lebih bersih dan asri. 

“Pada momen Hari Peduli Sampah Nasional kali ini, Pegadaian ingin mengapresiasi pihak-pihak yang berperan besar dalam menjaga dan mengawal kebersihan di Kota Makassar, yakni DLH. Semoga bantuan yang diberikan hari ini dapat bermanfaat dalam membantu aktivitas sehari-hari setiap anggota,” jelas Eko.

Pegadaian juga memberikan bantuan untuk Bank Sampah Mandiri yang berada di Bulukumba. Direkturnya yakni H Mansur menerima secara langsung bantuan sarana operasional berupa 1 unit personal computer, 1 unit printer, dan 1 buah lemari untuk penyimpanan arsip. 

Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Bagian Kemitraan dan Bina Lingkungan Pegadaian Kanwil VI Makassar, Awal Maruf. Ini sebagai bentuk support untuk kinerja Bank Sampah Mandiri yang lebih optimal lagi. 

“Semoga ke depannya kehadiran Bank Sampah di Kabupaten Bulukumba ini semakin memberi banyak manfaat terutama untuk warga sekitar,” kata Awal.

Pegadaian Kanwil VI Makassar sendiri telah berhasil menginisiasi terbentuknya 7 Bank Sampah yang tersebar di Sulsel, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, hingga Maluku. Kehadiran Bank Sampah sendiri selain menjadi tempat pengumpul dan pengolah sampah dari lingkungan sekitar, juga sebagai stimulus bagi masyarakat agar terbiasa memilah sampah. 

Hal menarik lainnya dari Bank Sampah Pegadaian adalah setiap sampah yang dikumpulkan dapat ditukar menjadi saldo tabungan emas. Dihitung berdasarkan berat sampah yang dikumpulkan.(*)


BACA JUGA