Dewan Aswar Tekankan Job Fit Pemkot Makassar Harus Transparan

Selasa, 18 Mei 2021 | 15:24 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pelaksanaan job fit Pemkot Makassar akan dilakukan dalam waktu dekat. Legislator DPRD Makassar berharap dilakukan secara transparan.

Dalam surat Wali Kota Makassar tersebut memerintahkan 19 pejabat eselon II untuk mengikuti job fit atau uji kepatutan dan kelayakan pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT).

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Azwar menyebut langkah ini sudah sangat tepat. Menurutnya semakin cepat pelaksanaan job fit akan semakin baik.

“Ini merupakan langkah cepat Wali Kota Makassar untuk mengisi kekosongan dengan menempatkan orang-orang yang tepat dan berkompeten di posisi-posisi nya,” ujarnya, Selasa (18/5/2021).

Azwar mengapresiasi langkah cepat dari Wali Kota Makassar terkait program ini. Kendati demikian ia meminta pelaksanaan job fit kali ini lebih terbuka, sehingga masyarakat juga dapat ikut terlibat memberikan saran.

“Saran saya ya job fit nya terbuka biar masyarakat bisa mengetahui. Saya rasa ini sudah bagus, kami apresiasi tapi kita mau lebih adanya keterbukaan atau Transparansi terkait job fit itu,” ujarnya.

“Jadi melibatkan masyarakat pada proses job fit itu terhadap orang-orang yang ikut job fit itu, karena bisa jadi kan apa yang diketahui pak wali terkait orang itu belum tentu sama dengan yang diketahui oleh masyarakat,” lanjutnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan usai job fit, langsung digelar lelang jabatan. Dia mengungkapkan, pihaknya bisa saja langsung menggelar lelang. Akan tetapi, karena ingin fair dan menilai kemampuan ASN, maka job fit dilakukan.

“Kita ingin fair. Kita ingin beri kesempatan ASN yang memiliki potensi dan kemampuan ikut job fit. Setelah itu kita buka lelang jabatan. Seperti yang saya bilang, kita mau menjaring orang terbaik yang akan mengisi jabatan strategis di dinas kita,” katanya.

Danny menerangkan pentingnya job fit dilakukan agar terjadi peremajaan atau peningkatan kualifikasi ASN. “Termasuk eselon III bisa bersaing dengan eselon II untuk ikut lelang,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA