Komunitas Sepeda Tua Makassar (Kostum) saat berkeliling kota, Senin (17/8/2020)

Pengamat Usul Jalur Sepeda di Makassar Manfaatkan Trotoar

Senin, 07 Juni 2021 | 21:39 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pengamat Transportasi, Lambang Basri Said menanggapi penerapan jalur sepeda yang bakal dihadirkan di Kota Makassar. Di mana sebelumnya diwacanakan Pemkot Makassar.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berencana menerapkan jalur sepeda di Kota Makassar. Ada 3 titik yang disasar yakni Sekitaran Karebosi, Pantai Losari dan Jalan Penghibur.

Lambang menilai penerapan akan lebih efektif dengan memanfaatkan jalur pejalan kaki. Adapun yang dimaksud ialah trotoar jalan alih-alih menerapkan jalur baru.

“Jadi paling tidak disarankan untuk tidak melalui lajur yang sudah ada. Kalau berkaca di luar negeri jalur sepeda itu satu lane dengan pejalan kaki atau lajur lambat. Jadi biasanya pakai trotoar,” Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini.

Hal ini, kata dia, agar lajur dapat optimal, para pesepeda terlindungi dan tidak memperlambat kendaraan. Selain itu pemanfaatan trotoar di Kota Makassar terbilang masih sangat minim atau belum cukup diminati oleh masyarakat. Sehingga, asas manfaatnya lebih terlihat.

Ia mengatakan Pemkot perlu membenahi trotoar dengan memperlebar dan memberikan jalur hijau. Upaya ini disebutnya mempu menyelesaikan persoalan PKL, parkir liar dan isu jalur khusus bagi pejalan kaki, dimana ke depan diklaim akan lebih tertata.

“Jadi trotoarnya diperlebar, sekaligus itu mengeleminir pedagang kaki lima, parkir, nah itu. Ini juga mendorong orang kalau sudah baik untuk menggunakan trotoar maksudnya kalau sudah hijau, rata, tidak ada pedagang kaki lima, parkir orang pasti mau gunakan. Jadi kalau barang beberapa kilo orang bawaannya pasti naik sepeda ke kantor,” tukasnya.(*)


BACA JUGA