Satgas Raika saat menyegel proyek Apartemen 31 Sudirman beberapa waktu yang lalu/Ist

Satgas Raika Pastikan Segel THM D’Liquid Claro Makassar

Senin, 07 Juni 2021 | 21:55 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Satuan Tugas (Satgas) Pengurai Kerumunan (Raika) memastikan untuk menyegel satu tempat lagi yang melanggar prokes Covid-19. Yakni Tempat Hiburan Malam (THM) D’Liquid Claro.

Penyegelan ini merupakan tindaklanjut dari keputusan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). Di mana telah menutup dan menghentikan tempat hiburan tersebut beroperasi sementara.

THM D’Liquid Claro resmi ditutup setelah DPM-PTSP mengeluarkan surat keputusan. Adapun nomor: 505/418/DPMPTSP/VI/2021 tentang penutupan fasilitas D’Liquid Claro Makassar.

Dikatakan Sekretaris Satpol PP Makassar, Muh Iqbal Asnan, pihaknya masih mempersiapkan kelengkapan penyegelan. Termasuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Nanti malam kita disegel, saya liat dulu kesiapan BAP penyegelan,” kata Iqbal saat dihubungi, Senin (07/06/2021).

Menurutnya, D’Liquid Claro merupakan THM yang nakal. Satgas Raika sudah beberapa kali menegur. Sayangnya, teguran itu diabaikan oleh pihak pengelola. Olehnya, ada rekomendasi penutupan.

“Karena seringkali kedapatan melanggar jam operasional dan tidak menerapkan protokol kesehatan. Satgas Raika seringkali menegur ke pengelola, tetapi masih bandel,” jelas Iqbal.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menegaskan, Pemkot Makassar tidak main-main dalam menegakkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Langkah tegas akan diambil jika pelaku usah tidak mau patuh.

“Itu tandanya Pemkot tidak main-main. Kita tidak mau mengambil risiko, kalau saya tidak bertindak begini semua patotoai (mengejek),” jelas Danny.

Menurut Danny, penutupan D’Liquid ini sampai pemilik usaha bisa menunjukkan itikad baik dalam menerapkan protokol kesehatan dan mendukung program Pemkot Makassar yakni Makassar Recover.

“dua cafe (Holywings dan D’Liquid) ini temanku semua, tapi bukan persoalan teman, semua keselamatan 1,5 juta masyarakat Kota Makassar,” ucapnya.

Kata Danny, akan ada satu lagi THM yang menjadi perhatian Pemkot Makassar. Jika tetap melanggar, tidak menutup kemungkinan akan ditutup juga.(*)


BACA JUGA