Suasana kediaman rumah korban Rian di Kabupaten Gowa

Rian, Remaja Tewas Hangus Terbakar di Maros Sempat Dijemput Dua Orang Temannya di Gowa

Selasa, 15 Juni 2021 | 16:43 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

GOWA, GOSULSEL.COM — Identitas mayat yang ditemukan hangus terbakar di hutan bukit Kemiri, Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Jumat (11/6/2021) akhirnya diketahui. 

Dari keterangan pihak kepolisian Polres Maros, korban diketahui bernama Rian berusia sekitar 20 tahun asal Kabupaten Gowa. 

Berdasarkan informasi tersebut, media mencoba mencari alamat tempat tinggal korban di Kabupaten Gowa. 

Hasilnya, alamat korban ternyata terletak di Jalan Pallantikang, Lingkungan Tamalate,  Kelurahan Kalegowa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. 

Ditempat tersebut, tampak sejumlah keluarga korban mulai berdatangan. Salah satu keluarga korban bernama Rita menuturkan awal mula korban pergi dari rumahnya. 

Rita yang merupakan tante Rian mengaku, bahwa korban sempat izin pergi dari rumahnya pada malam Selasa lalu. 

“Katanya mau ke Malino. Tapi ditanya oleh kakaknya Rian, kenapa mau pergi, teman mu saja suruh datang,” kata Rita saat ditemui dikediaman korban, Selasa (15/6/2021). 

Berselang beberapa saat, teman Rian berjumlah dua orang datang menggunakan motor. Rian kemudian dibonceng. 

“Jadi bonceng tiga ki itu, Rian duduk ditengah. Sebelum pergi, temannya bilang tidak akan terjadi apa-apa kepada Rian,” sambungnya. 

“Rian sempat menelepon kakaknya setelah pergi dari rumah. Katanya perasaannya tidak enak. Kakaknya menyuruh pulang, namun temannya bilang, adek ta tidak apa-apaji,” tutur Rita.

Rita menuturkan bahwa ini terkahir kalinya korban berkomunikasi dengan keluarganya. “Setelah itu handphone nya Rian sudah tidak aktif mi,” kata Rita. 

Diberitakan sebelumnya,  penemuan mayat dalam kondisi hangus terbakar itu sempat membuat warga Maros geger. 

Kapolsek Mallawa Iptu Makmur mengatakan mayat tanpa identitas itu diperkirakan usia remaja dan ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. 

“Posisi tengkurap. Seluruh tubuhnya hangus terbakar,” kata Iptu Makmur. 

Mayat itu sendiri kata Makmur, pertama kali ditemukan oleh warga yang sehari-hari mengawal mobil-mobil truk melintas dihutan kemiri. Saat itu, ia melihat kepulan asap dari atas bukit. 

Awalnya, warga tersebut mengira hanya asap dari pembakaran sampah. Penasaran. Usai mengawal mobil truk, kemudian diperiksa. Sontak, bukannya sampah yang ditemukan, melainkan mayat yang sudah hangus terbakar. 

“Setelah itu, langsung melapor ke mapolsek Mallawa. Kemudian kami menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan benar sosok mayat diduga berjenis kelamin laki-laki, berusia remaja, sudah hangus terbakar,” jelasnya. 

Diduga kuat, mayat tersebut sengaja dibakar untuk menghilangkan jejak. “Ini dugaan sementara. Kita tunggu saja hasil penyidikan dan olah TKP oleh petugas forensik Polres Maros,” tutup Makmur.(*)

Reporter: Endra Sahab


BACA JUGA