Pembangunan RTH Perumda Air Minum Kota Makassar/Ist

Perumda Air Minum Makassar Sulap Tempat Sampah Jadi Ruang Terbuka Hijau

Senin, 21 Juni 2021 | 12:49 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kompleks PDAM. Lokasi kawasan ini tidak jauh dari kantor pusat. Pembangunannya pun dilakukan sejak 2020.

Kepala Bagian Humas Perumda Air Minum Makassar, Anugrah Alkautzar mengatakan pembangunan RTH ini merupakan komitmen manajemen PDAM dalam memperhatikan aspek lingkungan hidup. Sekaligus menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

Kehadiran RTH yang dibagun PDAM ini akan menambah persentase ruang terbuka hijau. Terlebih hal ini sejalan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Jadi RTH ini juga merupakan dukungan PDAM untuk pemerintah kota Makassar dalam upaya menambah persentase RTH di Kota Makassar. Apalagi penambahan RTH merupakan salah satu program yang dicanangkan pemerintahan Danny-Fatma,” katanya.

RTH yang dibangun Perumda memiliki luas kawasan 60 x 182 meter persegi. Di kawasan ini dibangun beberapa fasilitas untuk publik. Di antaranya jogging track, lapangan sepakbola, lapangan futsal, taman kota, dan hutan kota. Kawasan ini tidak saja diperuntukkan bagi warga sekitar kompleks Perumda tetapi juga untuk seluruh warga Makassar.

Pria yang akrab disapa Angga ini menambahkan lahan yang dijadikan RTH ini semula dijadikan tempat pembuangan sampah bagi warga sekitar. Perumda menganggap daripada telantar dan dijadikan tempat sampah, akan lebih bermanfaat jika dijadikan ruang terbuka hijau.

Pembangunan RTH yang dimulai sejak Desember 2020 itu sudah hampir rampung. Menurut laporan pihak kontraktor, persentase pengerjaannya sudah sampai delapan puluh persen. Beberapa fasilitas yang sudah direncanakan sudah terbangun.

Perumda Air Minum menjadi perusahaan daerah pertama yang mengalokasikan CSR dengan membangun RTH. Perusahaan-perusahaan daerah atau BUMD lainnya juga bisa melakukan hal sama dalam upaya menambah arealnya di Makassar. (*)


BACA JUGA