illustrasi sekolah tatap muka (int)

Kepulauan Sangkarrang Makassar Mulai Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Selasa, 22 Juni 2021 | 00:45 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makasaar secara resmi mengizinkan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) untuk daerah kepulauan. Demikian disampaikan Sekretaris Disdik, Amalia Malik.

Ia mengatakan ujicoba tersebut sudah dilakukan Pasca-Idul Fitri 1442 Hijriah lalu. Hanya saja hal ini dilakukan dengan sejumlah pembatasan seperti jumlah pertemuan dalam sepekannya.

“Kan dia juga seatap yah, jadi dia sudah buka uji coba. Uji coba dia kemarin itu baru pi, selesai hari raya kan, jadi kita biarkan uji coba. Itupun dia uji coba satu minggu satu kali,” ujar Amalia.

Ia mengarahkan daerah kepulauan cenderung lebih mudah melakukan uji coba. Ini mengingat situasi yang terisolasi sehingga mobilitas sangat minim.

Selain itu, dari laporan beberapa daerah kepulauan relatif aman dengan menyandang status zona hijau. Misalnya, pulau di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

“Dari awal dia kan zona hijau. Jadi memang sudah bisa dibenarkan tatap muka,” ucap Amalia.

Lebih jauh, Amalia mengatakan sejak dibuka pascalebaran, belum ada evaluasi khusus yang dilakukan di sana. Ia cukup optimis tidak ada peningkatan selama protokol kesehatan (Prokes) diterapkan.

Sementara itu, Camat Kepulauan Sangkarrang Finandar Sabara mengatakan pergelaran sekolah tatap muka di wilayahnya tetap dikontrol penuh oleh pihak kecamatan. Kepala sekolah tatap rutin diminta untuk melaporkan situasi pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Jadi kita kerjasama (dengan sekolah), kita lihat bagaimana dia laksanakan dia punya sekolah tatap mukanya. Termasuk prokesnya itu tetap diberikan tanggung jawab sekolah untuk lakukan, dia sisa lapor, dia koordinasi ke kita,” katanya.

Ia mengatakan semestinya daerah-daerah kepulauan memang sudah diizinkan tatap muka. Pasalnya mayoritas masyarakat merupakan warga kurang mampu yang kesulitan menghadirkan peranti yang dibutuhkan untuk daring. Selain itu masih ada persoalan jaringan yang tidak begitu memadai di sana.

“Sejak awal memang dia susah kalau mau online. Karena itu tadi, maksudnya kan tidak semua mampu di sana, jaringan juga tidak bagus,” ujarnya.

Dia mengatakan dari laporan kepala sekolah, beberapa guru menerapkan sistem pembagian tim. Murid murid dibagi dalam rombel, dan dilakukan secara terbatas.

“Jadi sebenarnya kalau mau dibilang, itu amanji, karena memang terisolir dan suhu juga di sana kan sangat panas,” pungkasnya.

Diketahui, uji coba tatap muka secara umum di Kota Makassar belum dilakukan. Sementara rencana 12 Juli Sekolah tatap muka sudah digelar. 

Disdik Makassar memastikan bakal melakukan uji coba terhadap seluruh sekolah sebelum PTM dilaksanakan. Hanya saja hal ini masih menunggu hasil tim verifikasi ke sekolah-sekolah.(*)


BACA JUGA