Rektor UNM, Husain Syam/Ist

Rektor UNM Ajak Semua Pihak Terapkan Prokes PHS Cegah Covid-19

Selasa, 29 Juni 2021 | 11:54 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Merebaknya kembali Covid-19 di Indonesia, khususnya di Sulsel membuat sejumlah daerah harus menerapkan kebijakan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Itu bagi wilayah zona hitam dan merah.

Kebijakan PPKM yang diterapkan pemerintah sejak awal tahun 2021 itu untuk menangani pandemi Covid-19. Diketahui, saat ini masih banyak daerah belum terkendali angka kasus positif.

Untuk itu, kebiasaan lama menerapkan pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dilakukan setiap saat. Dilakukan dalam menjalani kehidupan sehari-hari demi menghindari penyebaran Covid-19.

Seperti yang sering diterapkan oleh Universitas Negeri Makassar (UNM). Dalam membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, selalu mengutamakan prokes.

Rektor UNM, Husain Syam juga tak henti-hentinya mengingatkan semua pihak. Terkhusus bagi sivitas akademika UNM agar menerapkan prokes ketat dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Prokes yang ketat adalah dengan menerapkan model PHS. Menurut Guru Besar Teknologi Pertanian ini, PHS adalah penerapan tiga prokes utama yakni pakai masker, hindari kerumunan, dan selalu mencuci tangan pakai sabun.

“Jika protokol kesehatan PHS ini diterapkan secara ketat dan maksimal oleh semua pihak, kemungkinan untuk terpapar virus Covid-19 sangat kecil,” kata Husain, Selasa (28/06/2021).

Mantan Dekan Fakultas Teknik UNM itu juga meminta masyarakat untuk terus mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selain menerapkan pola PHS, warga juga diimbau mengikuti program vaksinasi dari pemerintah.

Di UNM sendiri, program vaksinasi massal sudah dua kali dilakukan. Hal itu terbukti, dengan ribuan dosen dan pegawai di kampus ini sudah menjalani vaksin.

Bahkan, Husain juga sudah melakukan dua kali suntik vaksin. “Dengan vaksin, imunitas tubuh akan terbentuk sehingga bisa mencegah masuknya virus dalam tubuh,” ujarnya.

Tidak hanya itu, sejak awal memang UNM sudah melakukan pengetatan prokes kepada para mahasiswa hingga dosen. Utamanya dalam pelayanan akademik di setiap fakultas.

Hal tersebut dibuktikan, dengan adanya sejumlah tempat cuci tangan dan hand sanitizer yang sudah disediakan. Itu sebelum melakukan layanan akademik di kampus. (*)


BACA JUGA