#

Sambangi Chaidir Syam, BPC HIPMI Maros Minta Izin UMKM Dipermudah

Jumat, 02 Juli 2021 | 12:53 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros diyakini akan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk mendapatkan izin BPOM dan sertifikat halal.

Hal itu setelah, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maros diwakili sekretaris umum Syukrie Sjahrir Soleman, wakil sekretaris Ismail dan Ketua Departemen Pelatihan dan Pendidikan BPD HIPMI SulSel Abudzar, melakukan audiens dengan Bupati Maros Chaidir Syam diruang kerjanya.

Dalam pertemuan itu, Chaidir Syam meminta agar kedepannya HIPMI ikut berperan aktif melakukan pendataan kepada pelaku UMKM. “Kedepannya bisa bekerjasama dengan Koperindag Maros untuk melihat pelaku UMKM mana yang akan dibantu untuk mendapatkan izin-izin itu,” kata Chaidir.

Ia juga, mengajak BPC HIPMI Maros untuk ikut terlibat dalam membina pelaku usaha melalui klinik UMKM. “Tujuan Klinik UMKM itu nantinya akan menjadi tempat para pelaku usaha untuk berkonsultasi baik dalam bagaimana mendapatkan izin maupun dalam mendapat pembinaan untuk peningkatan kualitas produknya,” beber mantan ketua DPRD Maros itu.

Sebelumnya, BPC HIPMI Maros banyak melakukan diskusi kepada pelaku usaha. Rata-rata dari mereka meminta untuk difasilitasi soal bagaimana mendapatkan izin BPOM dan sertifikat halal dari MUI. Agar usaha mereka bisa masuk gerai-gerai modern.

“Secara kualitas, produk UMKM kita sudah layak dan sangat bisa bersaing. Namun, selama ini pelaku usaha terkendala izin tersebut,” kata sekretaris umum BPC HIPMI Maros Syukrie.

Dari hasil audiens itu, Abudzar yakin perputaran ekonomi masyarakat Maros kedepan akan menunjukkan angka yang positif. Melihat respon dan dukungan pemerintah untuk kesejahteraan. Salah satunya dengan rencana Pemkab mendirikan mini market modern disetiap Kecamatan.

“Gagasan ini sangat diperlukan pelaku usaha. Apalagi Pemkab telah melakukan penandatanganan MoU ke beberapa pihak dalam mendukung rencana ini. Sehingga, pelaku usaha memiliki tempat untuk memasarkan produknya,” kata Abud.(*)


BACA JUGA