Peninjauan Kapal Pelni Umsini sebagai tempat isolasi apung, Senin (19/07/2021)/Ist

Kapal Isolasi Apung Makassar Mulai Beroperasi Senin Depan

Senin, 19 Juli 2021 | 21:12 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Tak lama lagi kapal yang menjadi tempat isolasi apung akan beroperasi. Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyebut beroperasi pada Senin (26/07/2021) nanti.

Kapal Pelni KM Umsini mampu menampung 804 pasien Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah menyiapkan 64 tenaga kesehatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pembenahan terus dilakukan. Salah satunya penambahan recover capsul atau batas ruang istirahat pasien di tempat tidur.

Begitu pun dengan beberapa pembenahan bagian atap. “Minggu ini sudah harus selesai, tak ada lagi waktu,” kata Danny Pomanto saat meninjau tempat isolasi di Kapal Pelni, Senin (19/07/2021).

Danny menyebut saat ini sudah ada 3 ribuan orang di Makassar yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah. Mereka yang isolasi apung di kapal, menurut Danny, adalah mereka yang terpapar ringan dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Kita akan tes kembali, jangan sampai ada yang terpapar Covid-19 sedang berat lolos isolasi di Kapal. Kalau sedang berat evaluasinya sulit,” ucap Danny.

Tujuan isolasi apung, kata Danny, untuk mengurangi beban rumah sakit dalam menampung pasien Covid-19. Saat ini Makassar masuk level 4 PPKM skala mikro.

“Berdasarkan pernyataan Erlangga, Makassar masuk dalam PPKM level 4,” sebut Danny.

Saat ini keterisian tempat tidur rumah sakit di Makassar berada pada angka 50 persen. Danny pun menilai grafik penularan Covid-19 di Makassar terus mengalami lonjakan.

“Jangan terpancing dengan angka kasus pada hari Minggu yang sekitar 140-an, yang ril hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat karena di situ orang sakit langsung diperiksa,” sambungnya.

“Kalau diperiksa hari Sabtu biasanya Minggu baru diperiksa sampelnya. Kadang-kadang begitu,” tutup Danny.(*)


BACA JUGA