Membangun Bisnis Daring yang Berorientasi Pelanggan

Kamis, 29 Juli 2021 | 15:04 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

TOLITOLI, GOSULSEL.COM – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 29 Juli 2021 di Tolitoli, provinsi Sulawesi Tengah.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Sejahtera Lewat Dunia Digital”.

Program kali ini dihadiri oleh 627 peserta serta menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari dosen Universitas Fajar Nasrullah, pegiat Kajian Budaya dan Media Citra Buana Halil, Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Ragil Yoga Edi, dan pembuat konten Valentina Melati. Adapun bertindak sebagai moderator adalah Jurnalis Hesty Imaniar. Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Citra Buana Halil yang membawakan tema “Peran Literasi Digital di Dunia Marketplace”. Citra mengatakan, salah satu kiat sukses memulai bisnis daring di loka pasar adalah memiliki produk yang unik dan berkualitas.

“Kalau produk kita bagus, pelanggan akan datang lagi sehingga kita untung. Aktifkan media sosial dan optimalkan pemasaran dari mulut ke mulut untuk mempengaruhi pelanggan agar mereka tertarik dengan produk kita,” sarannya.

Berikutnya, Nasrullah menyampaikan topik “Pengetahuan Dasar dan Aturan Usaha Online”. Dalam berbisnis daring, salah satu yang harus diantisipasi adalah keluhan dari pelanggan. Menurut Nasrullah, keluhan ini bisa menjadi indikasi perlunya perbaikan.

“Tangani keluhan pelanggan dengan pelayanan prima. Tuntaskan apa yang menjadi keluh kesah pelanggan dan tetap menjaga kepercayaan pelanggan agar mereka tetap loyal,” tandasnya.

Sebagai pemateri ketiga, Valentina Melati membawakan tema “Adaptif dan Efisien dalam Budaya Digital”. Valentina mengingatkan, berbelanja daring jangan terlalu boros, apalagi sampai utang untuk membeli barang yang diinginkan, bukan kebutuhan.

“Bijaklah mengatur keuangan. Tentukan prioritas dan alokasikan pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari, tagihan wajib, hiburan, asuransi, tabungan, dan beramal. Kita juga bisa mengunduh aplikasi di gawai yang bisa membantu mengatur keuangan,” saran dia.

Adapun sebagai pemateri terakhir, Ragil Yoga Edi, menyampaikan tema “Hak Cipta Atas Karya Digital”. Untuk menghindari pelanggaran hak cipta, Ragil menyarankan untuk meminta izin kepada pemilik karya dan mencantumkan sumbernya. Selain itu, gunakan open source atau domain publik.

“Untuk yang berbentuk teks, sebaiknya kita parafrasekan. Kalau main copy-paste, itu kita melanggar,” paparnya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah seorang peserta, Resa Yunita Utami, bertanya tentang bagaimana cara menanggapi pelanggan yang mengeluh dan memberi rating jelek agar tidak ada ujaran kebencian.

Nasrullah menyarankan untuk mendalami dulu perilaku pelanggan, kemudian mencari tahu alur dan akar masalahnya. Dalam acara tersebut, panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun media sosial @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)


BACA JUGA