Plt Kepala Disdik Kota Makassar, Nielma Palamba/Int

28 SMP di Makassar Mulai Belajar Tatap Muka 4 Oktober

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 22:22 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Sebanyak 28 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Makassar baik negeri maupun swasta siap menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara bertahap. Penyelenggaraannya dimulai 4 Oktober nanti.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Nielma Palamba mengatakan bahwa 28 SMP itu akan menjalani simulasi PTM secara terbatas. Sekolah yang terpilih itu merujuk pada hasil verifikasi dan validasi (Verval) di mana semuanya layak dan siap dibuka.

Verval didasarkan pada 46 daftar periksa sekolah (DPS). Itu yang mampu dipenuhi masing-masing sekolah swasta maupun negeri.

“Saya harap sekolah-sekolah yang akan menggelar simulasi ini memberikannya contoh bagi yang lain. Betul-betul maksimalkan prokes agar mencegah penularan dan kluster di sekolah,” kata Neilma, Sabtu (02/10/2021).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Makassar bilang, simulasi akan berlangsung selama dua pekan lalu dievaluasi. “Pokoknya dievaluasi terus, kalau dua minggu sudah bagus ya, ditambah lagi sesuai kebutuhan dan kondisi,” ucapnya.

Nielma juga mengaku jika pihaknya tidak lama lagi memulai PTM untuk PAUD, TK, dan SMP. Ia akan mempertimbangkan kebijakan itu setelah belajar tatap muka pada SMP dianggap sudah bagus dan aman.

Terpisah, Kepala SMPN 6 Makassar, Munir membenarkan, sekolahnya bakal mewakili kecamatan Ujung Pandang. Pihaknya pun siap menggelar PTM yang dimulai 4 Oktober mendatang.

“Insyaallah SMPN 6 mewakili kecamatan Ujung Pandang untuk PTM. Insyaallah tanggal 4 Oktober masuk. Persiapannya, sejauh ini adalah pemenuhan kriteria dalam 46 poin daftar periksa sekolah (DPS),” kata Munir.

Ia menuturkan, imbauan khusus sekolah kepada siswa dan wali murid lanjut dia, ialah membawa sendiri masker dan handsanitizer sendiri. Meskipun, pihaknya menyiapkan stok masker di sekolah.

“Kami siapkan masker 1.000 lebih untuk berjaga-jaga saja siapa tahu ada anak-anak yang kotor maskernya atau hilang jadi bisa dibackup. Selain itu, diimbau kepada siswa untuk membawa makanan dan minuman sendiri dan tidak membeli jajan di sekolah,” ujarnya.

Adapun 28 sekolah SMP yang terdiri atas sekolah swasta dan negeri di masing kecamatan, diantaranya:

1. SMPN 35 Makassar

2. UPT SPF SMPN 50 Makassar

3. SMPN 23 MAKASSAR

4. SMP IT Al-Biruni Mandiri Karantina

5. UPT SPF SMPN 32 Makassar

6. SMP YP PGRI DISAMAKAN

7. UPT SPF SMP NEGERI 29 Makassar

8. SMP ZION GKKAUP

9. SMP Muhammadiyah 1 Makassar

10. SMP Islam Al-Azhar 24 Makassar

11. UPT SPF SMP NEGERI 19 MAKASSAR

12. UPT SPF SMPN 47 Makassar

13. SMPN 35 MAKASSAR

14. SMPN 3 MAKASSAR

15. SMP NEGERI 33 MAKASSAR

16. SMPN 26 MAKASSAR

17. SMP Kristen Kalam Kudus Makassar

18. SMP Negeri 10 Makassar

19. SMP NASIONAL MAKASSAR

20. SMP NEGERI 4 MAKASSAR

21. UPT SPF SMP NEGERI 30 MAKASSAR

22. SMS Swasta Dian Harapan

23. UPT SPF SMPN5 Makassar

24. SMP Muhammadiyah 6

25. UPT SPF SMP Negeri 32 Makassar

26. Smp Islam Athirah Bukit Baruga

27. SMP IMMIM

28. SMPN 6 Makassar. (*)


BACA JUGA