Konferensi pers terkait kisruh mahasiswa di Makassar berlangsung di Carangki Coffee, Minggu (28/11/2021)/Ist

Warga Diimbau Tidak Terprovokasi Pasca Kisruh Mahasiswa di Makassar

Senin, 29 November 2021 | 01:55 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Warga Makassar diminta untuk tenang dan tidak terprovokasi terhadap isu apapun yang beredar. Khususnya pasca kisruh yang diduga melibatkan mahasiswa antar daerah baru-baru ini.

Demikian disampaikan Kepala Polrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana. Penyampaian ini juga dikhususkan bagi mahasiswa dari luar Kota Makassar.

“Saya menyampaikan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa, baik dari Luwu Raya, maupun dari Bone, yang melaksanakan pendidikan di Makassar. Jangan terpancing dengan isu ini,” kata Witnu, Minggu (28/11/2021).

Pihaknya, kata Urip, memastikan kondisi Makassar sudah kondusif pasca kisruh tersebut. Ia pun meminta warga agar tetap beraktifitas seperti biasa.

“Tidak ada sweeping. Itu tidak ada. Kami melakukan kegiatan-kegiatan preventif, pencegahan, untuk tetap menjaga Makassar aman dan kondusifitas,” ujarnya.

Witnu juga menegaskan pihaknya telah menangani kasus ini secara intensif. Jika ada lagi, tindakan tegas akan diambil. “Saya pastikan kalau ini terjadi, kami akan berikan tindakan,” tambahnya.

Dari informasi yang dihimpun, dua kejadian yang melibatkan mahasiswa asal luar Kota Maksssar baru-baru terjadi pada Minggu (28/11/2021). Pertama, Asrama Kepmi Bone, Jalan Gunung Salahutu diserang OTK. Kedua, adalah mahasiswa IPMIL Raya ditebas hingga tangan putus. (*)


BACA JUGA