Siap Sambut Era Baru Pasca Pandemi dengan Langkah Smart & Like a Pro

Selasa, 29 Maret 2022 | 19:28 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama kurang lebih 2 tahun terakhir memaksa kita semua untuk mengadaptasi gaya hidup yang berbeda dari sebelumnya. Selain membuat kita lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat bepergian, rajin mencuci tangan, serta saling menjaga jarak, pandemi yang melanda secara global ini juga menuntut penyesuaian dalam cara kita belajar, bekerja, berinteraksi bahkan berolahraga.

Seiring dengan dijalankannya program vaksinasi yang kini telah diikuti semakin banyak masyarakat, dunia pun tengah bersiap untuk menyongsong era baru pasca pandemi. Sudah siapkah Anda? Galih Mandala Putra, pelatih sekaligus pembicara Digital Marketing yang juga pendiri FEB Influencer Agency membagikan kiat mempersiapkan diri agar sukses di era baru.

“Persaingan dunia kerja dan usaha masih berlangsung bahkan semakin ketat. Karenanya, kita sebaiknya tidak cepat berpuas diri dengan ilmu dan pengalaman yang kita dapat dari sekolah dan tempat bekerja. Salah satu langkah pintar yang dapat dilakukan adalah dengan aktif mengikuti seminar atau pelatihan online untuk memperluas wawasan dan mengembangkan kemampuan atau bakat sebagai bekal untuk menghadapi persaingan kedepannya,” tutur Galih.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kelebihan waktu yang bisa kita dapat dari School from Home (SFH) dan Work from Home (WFH) sebaiknya dimanfaatkan untuk melakukan personal branding. Dimulai dari langkah sederhana seperti membenahi akun media sosial.

“Banyak yang masih belum menyadari bahwa di era digital ini, jejak digital sangatlah penting dalam membangun karir karena berkaitan dengan reputasi kita. Banyak pakar HR yang melakukan screening media sosial kepada calon pekerja yang melamar di perusahaannya. Oleh karena itu, kita perlu lebih bijak dalam menggunakan media sosial, pastikan apa yang kita publikasikan dapat bermanfaat dalam membangun citra diri yang baik,” jelasnya.

Selain personal branding, Galih juga mengajak kita untuk bersiap menghadapi era baru dengan mempelajari digital marketing. Pandemi yang turut meningkatkan aktivitas belanja online, mendorong perusahaan e-commerce, perbankan, logistik, serta pelaku UMKM untuk saling berkolaborasi dalam mengembangkan ekosistem jual-beli online yang lebih baik. Peluang ini pun perlu dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk turut mengembangkan bisnisnya.

“Sesuai dengan 21 Century Partnership Learning Framework, karakteristik yang perlu dibangun dan dikembangkan dalam diri para pelaku usaha masa kini adalah 4C, yaitu critical thinking & problem solving, creative, collaboration, communication. Jeli melihat peluang sekalipun dalam keadaan menantang, terus mengasah kreativitas dalam menghadirkan inovasi produk, membuka diri untuk berkolaborasi dengan pihak-pihak yang dapat mendukung pengembangan usaha serta melakukan komunikasi yang atraktif namun tetap efektif,” jelasnya.

Dalam menyongsong era baru pasca pandemi, menurut Galih, banyak yang bersemangat menyusun rencana dan langkah ke depan, namun justru melupakan salah satu kunci penting yaitu memiliki bekal berupa jiwa dan raga yang sehat.

“Bukan hanya cara belajar, bekerja dan berusaha yang perlu penyesuaian, cara kita menjaga kesehatan termasuk berolahraga juga perlu berevolusi. Bukan sekedar berolahraga dengan keras, namun berolahraga secara pintar dan bijak, yaitu berolahraga sambil memahami kondisi tubuh. Karena kemampuan tubuh kita berbeda-beda, maka penting bagi kita untuk mengenal tubuh masing-masing, salah satu caranya dengan memantau bagaimana tubuh kita merespon gerakan-gerakan olahraga yang kita lakukan,” paparnya.

Salah satu gadget andalan Galih agar dapat berolahraga secara pintar adalah Amazfit Bip U Pro. Sesuai dengan tagline-nya yaitu step into smart fitness, Amazfit Bip U Pro merupakan smartwatch yang dirancang dengan 60+ sport modes yang dapat mendampingi penggunanya dalam melakukan olahraga yang disukai ataupun yang sesuai dengan kemampuan fisiknya.

“Amazfit Bip U Pro merupakan smartwatch yang dilengkapi dengan PAI™ Health System, fitur yang dapat mengubah data detak jantung, aktivitas terlacak, dan data kesehatan lainnya menjadi skor yang dipersonalisasi, sehingga pengguna dapat memahami kesehatan fisiknya secara real-time. Penggunanya dapat melakukan olahraga ataupun aktivitas lain sambil terus mengamati bagaimana tubuhnya merespon melalui pemantauan tanda-tanda vital. Dengan memantau tanda-tanda vital tubuh secara rutin, kita dapat mengetahui dan bertindak lebih cepat saat tubuh membutuhkan perhatian khusus sehingga membantu mencapai keseimbangan antara pikiran dan tubuh,” komentar Galih.

Jam tangan pintar ini juga menawarkan berbagai fitur kesehatan kekinian yang dapat membantu penggunanya untuk lebih memahami kebutuhan tubuhnya, seperti: Blood-Oxygen Saturation Measurement yang dapat membantu memantau tingkat saturasi oksigen dalam darah (SpO₂), SomnusCareTM yang merupakan fitur Sleep Monitoring untuk mengukur kualitas tidur, serta fitur Stress Monitoring yang dapat membantu memantau tingkat stres dan menyeimbangkannya dengan memberikan breathing training atau latihan pernafasan. Amazfit Bip U Pro bisa didapat melalui Official Store Amazfit di Tokopedia & Shopee dengan harga berkisar Rp829.000.(*)


BACA JUGA