COO Talks dan Media Visi PT Bumi Karsa di Stasiun Pangkajene, Kamis (16/06/2022)/Ist

Bumi Karsa Pastikan Tujuh Stasiun Kereta Api Maros-Pangkep Rampung Juli

Kamis, 16 Juni 2022 | 19:04 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

PANGKEP, GOSULSEL.COM — PT Bumi Karsa sebagai penanggung jawab proyek untuk tujuh stasiun kereta api di Sulsel memastikan pembangunannya segera rampung. Targetnya bisa selesai pada Juli 2022.

Ketujuh stasiun itu diketahui akan melewati jalur Maros-Pangkep. Adapun diantaranya, Stasiun Mandai, Stasiun Maros, Stasiun Rammang-rammang, Stasiun Pangkajene, Stasiun Labakkang, Stasiun Ma’rang, dan Stasiun Mandalle.

Demikian disampaikan Kepala Proyek Stasiun, Abdullah. Sejauh ini, kata dia, pembangunan sudah masuk tahap penyelesaian.

“Khusus untuk stasiun, sekarang program sudah sekitar 99 persen, jadi seperti yang kita lihat, Stasiun Pangkajene yang kita kerjakan cuma stasiunnya saja dan paling lama bulan depan (Juli) sudah rampung,” kata Abdullah saat COO Talks dan Media Visi PT Bumi Karsa di Stasiun Pangkajene, Kamis (16/06/2022).

Abdullah mengatakan proyek ini harus bisa selesai sebelum tenggat waktu dimulainya operasi. Sebagaimana diketahui, Kementerian Perhubungan dan Pemprov Sulsel menargetkan kereta api ini bisa beroperasi pada Oktober nanti.

“Mudah-mudahan memang targetnya sesuai dari pak Menteri. Instruksi itu selesai Oktober, Insya Allah Oktober sudah bisa beroperasi dari Makassar ke Barru,” tambah Abdullah.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT Bumi Karsa, Fajaruddin menyampaikan proyek ini memakan anggaran Rp120 Miliar. Dengan biaya tersebut, pihaknya berkomitmen agar stasiun ini bisa optimal beroperasi sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR.

“Memang selama pelaksanaan hampir kurang lebih dari 2019 pekerjaan kita kerjakan kemudian masuk di 2020 hingga 2021 itu ada pandemi sehingga menghambat. Tapi, Alhamdulillah kita bisa rampungkan dengan anggaran yang ada, ya memang di sana ada beberapa kita lakukan optimalisasi pekerjaan sehingga pekerjaan ini bisa kita lakukan,” katanya.

Fajaruddin memastikan stasiun ini bisa layak digunakan dan berfungsi secara baik nantinya. “Kita pentingkan di sini adalah fungsinya dulu fungsional agar stasiun ini bisa kita selesaikan dan berfungsi dengan baik,” ucapnya.

“Memang masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan lagi. Stasiun ini nanti mungkin sambil menunggu anggaran berikutnya,” tutup Fajaruddin.(*)


BACA JUGA