BTPN Syariah Ajak Generasi Milenial dan Z Mulai Belajar Menabung

Senin, 03 Oktober 2022 | 20:55 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Generasi milenial dan generasi z dikenal sebagai generasi yang memiliki konsumerisme tinggi. Mereka tak segan membelanjakan uangnya demi barang yang diinginkan secara berlebihan.

Apalagi barang konsumsi saat ini semakin beragam dan semakin mudah didapatkan. Di mana memberikan dukungan terhadap generasi ini menjadi begitu konsumtif.

Oleh karena itu, perencanaan keuangan yang baik dimulai dari menabung menjadi teori penting yang harus dimiliki. Tujuannya supaya mereka bisa selalu ‘happy’ hingga masa tua nanti.

Pentingnya perencanaan keuangan ini dijabarkan langsung oleh Distribution Head Area 1 BTPN Syariah, Syafrini Nasution. Itu saat menjadi pembicara dalam Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Jumat (30/09/2022) lalu.

Syafitri menekankan para generasi milenial dan generasi z harus mulai memiliki tabungan yang konsisten. Menabung yang baik, menurutnya, dilakukan saat seseorang mengalokasikan sebagian uangnya saat mendapatkan gaji atau penghasilan, bukan saat orang tersebut menyisakan uang.

“Paling dasar menabung harusnya didepan, bukan di belakang. Jadi ketika dapat gaji atau penghasilan, tabung dulu baru diperuntukkan untuk hal lain, bukan belanja dulu baru sisanya ditabung,” ungkapnya.

Idealnya seseorang harus bisa mengalokasikan tabungan sekitar 10 hingga 30 persen dari gaji atau penghasilannya. Jumlah itu harus dilakukam secara konsisten mulai dari pertama kali mendapatkan gaji/penghasilan hingga seterusnya.

Setelah menabung barulah yang mesti dilakukan selanjutnya adalah membayar hutang jika ada, dan setelah itu baru membeli kebutuhan sehari-hari.

“Membeli kebutuhan sehari-hari juga harus sesuai proporsi. Kalau kita dapatnya Rp1 juta ya kebutuhannya harus sesuai dengan Rp1 juta itu,” katanya.

Jika semua itu telah bisa dijalankan, maka opsi selanjutnya jika ingin mengambil angsuran kredit bisa menjadi lebih aman. Tetapi Syafitri mengingatkan, angsuran yang bisa diajukan pun harus maksimal 30 persen dari total penghasilan.

“Kalau itu dijalani dari mulai bekerja, Insya Allah aman sampai tua. Insya Allah pensiun dengan happy,” tutupnya.(*)


BACA JUGA