MTGF JJS Makassar: Kembalikan Memori Bahagia Masa Kecil, Perkenalkan Budaya ke Generasi Muda

Senin, 31 Oktober 2022 | 10:11 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Komunitas Jalan-jalan Seru (JJS) Makassar kembali menggelar Makassar Traditional Game Festival (MTGF). Itu setelah 3 tahun vakum karena pandemi Covid-19.

Event ke-9 ini digelar di Benteng Somba Opu selama 2 hari, yakni Sabtu-Minggu (29-30/10/2022). Sebanyak 14 permainan traditional di mainkan dalam MTGF, diantaranya, Macukke atau Accangke’, Bulang-bulang atau patte’-patte hingga Maddende atau Dende-dende.

Ketua panitia MTGF, Haslan mengatakan kegiatan itu berangkat dari kegelisahan komunitas JJS Makassar terhadap hilangnya kebiasaan bermain bersama di anak-anak zaman sekarang. Juga untuk memperkenalkan budaya yang kaya akan permainan traditional

“Sekaligus mengembalikan memori orang-orang dewasa yang masa kecilnya dihabiskan bersama permainanapermainan tersebut,” ujar Haslan.

Kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Sulsel, Prof Muh Jufri ini memperlombakan sejumlah permainan. Mulai dari Ma’asing, Mabboi atau a’geboi dan Maddende-dende.

“Permainan-permainan ini makin seru karena dimainkan bersama baik itu dalam bentuk lomba atau panitia meng-challenge pengunjung lalu diberi sovenir,” jelas Haslan.

Di hari pertama, panitia mengajak anak-anak di sekitar Benteng Somba Opu untuk menjadi peserta MTGF. “Mereka sangat antusias, karena kami menyiapkan banyak hadiah. Lagi pula, tujuan utamanya adalah mereka harus mengenal permain-permainan tradisional Makassar agar dapat dilestarikan,” kata Haslan.

Masih di hari pertama, lanjut dia, di ujung acara Panitia menggelar permainan traditional Domikado massal yang dihadiri hingga 300 peserta mahasiswa pertukaran pelajar dari seluruh Indonesia. Mereka sekaligus diperkenalkan terhadap 14 permainan tradisional asli Makassar.

Di hari kedua, Haslan mengatakan bahwa jumlah masyarakat yang hadir semakin massif. Mereka berbondong-bondong membawa putra-putri mereka, menggelar tikar dan menikmati Permainan-permainan yang disajikan.

“Ada juga dari yayasan-yayasan, Teman-teman komunitas lain, sehingga kami dari JJS merasa betul-betul berbaur dengan masyarakat,” tambah Haslan.

Haslan juga mengaku sangat senang karena dapat mengembalikan memori-memori lama soal masa kecilnya, dan berharap para peserta yang datang pun mengalami hal serupa. Ia pun berharap masyarakat yang hadir sebagai pengunjung di dua hari event berkesan tersebut dapat berbahagia sambil mengenang kembali masa kanak-kanak yang penuh dengan memori menyenangkan saat bermain.

Deklarasi JJS Papua

Sebagai rangkaian dari MTGF, JJS Indonesia juga mendeklarasikan JJS Papua sebagai Regional baru Jalan Jalan Seru Indonesia.
Sebanyak 10 orang anggota JJS Papua hadir dalam kegiatan MTGF sekaligus dikukuhkan langsung oleh Abdillah SAS selaku ketua JJS Indonesia dan diperkenalkan dengan keluarga besar JJS dari berbagai chapter di Indonesia Timur diantaranya, JJS Gowa, JJS Maros, JJS Pinrang, JJS Bone, JJS Sidrap, JJS Jeneponto, JJS Maros, JJS Enrekang, JJS Polman.

Mereka juga menggelar perkemahan bersama di Benteng Somba Opu. Itu untuk membahas event-event selanjutnya yang bakal digelar oleh komunitas pejalan JJS Indonesia. (*)


BACA JUGA