Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto didampingi Kepala DKP Makassar, Muhammad Rheza saat meninjau longwis beberapa waktu yang lalu/Ist

DKP Makassar Buktikan Masyakarat Rasakan Manfaat Program Longwis

Sabtu, 12 November 2022 | 02:29 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar menegaskan program lorong wisata (longwis) bukan sekadar slogan. Program ini disebut sudah memberi banyak manfaat.

Kepala DKP Kota Makassar, Muhammad Rheza mengungkapkan jika salah satu manfaatnya adalah menjaga ketahanan pangan. Di longwis, berbagai tanaman pangan dibudidayakan agar memenuhi kebutuhan masyakarat.

pt-vale-indonesia

“Kalau dari DKP, kami berikan bantuan bibit tanaman, bantuan hidroponik dan skill training pengolahan bahan pangan segar mjadi makanan,” ungkapnya, Jumat (11/11/2022).

Adapun anggapan dari berbagai pihak yang menudingnya sebagai slogan, kata dia, bisa dibuktikan dengan melihat di longwis manapun. Ada banyak manfaat tidak hanya menjaga ketahanan pangan.

“Kalaupun ada yang belum tersentuh, semua dalam proses dan bertahap, merubah pola pikir masyarakat tidak semudah membalikkan telapak tangan karena program ini berbasis pemberdayaan,” tambahnya.

Setiap SKPD Pemkot Makassar punya program masing-masing di longwis. Rheza mengatakan bahwa semuanya mendorong agar perekonomian masyakarat bisa tumbuh.

“SKPD juga begitu. Mereka punya program sesuai kebutuhan warga di longwis itu,” ucap Mantan Camat Tamalanrea ini.

Sejauh ini, progres longwis semua sudah terlihat manfaat. Beberapa lokasi diantaranya, longwis Zurich (Tamalanrea), longwis Taego (Tallo), longwis Milan (Ujung Tanah), dan longwis Maastricht (Makassar).

“Semua kecamatan punya longwis unggulan masing-masing,” tandas Rheza.(*)


BACA JUGA