Pemkab Gowa Tanam 1000 Pohon di Lahan Kritis Peringati HLH Sedunia

Rabu, 05 Juni 2024 | 16:42 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Endra Sahar - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melakukan penanaman 1.000 pohon pada lahan kritis di Kawasan Hutan Dusun Bontojai, Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Rabu (5/6/2024).

Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni, mengatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 yang fokus pada pemulihan lahan, pengendalian desertifikasi, dan ketahanan terhadap kekeringan.

pt-vale-indonesia

“Pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan, meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrim,” jelas Abdul Rauf.

Ia menambahkan bahwa pemulihan lahan juga penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Namun, pendekatan ini harus didasarkan pada prinsip keadilan, memastikan bahwa manfaat dirasakan oleh semua pihak,” tuturnya.

Penanaman pohon ini melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Gowa dengan 1.000 bibit pohon yang terdiri dari 3 jenis, yaitu mahoni (900 pohon), eboni (50 pohon), dan bitti (50 pohon).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan. “Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan daya dukung produktivitas dan peranannya dalam menjaga sistem penyangga kehidupan serta pelestarian lingkungan hidup,” jelasnya.(*)


BACA JUGA