(Foto: Perempuan pandai besi dari Sinjai/Fotografer: Marwan Paris/GoSulsel.com)
#

Perempuan ‘Tangan Besi’ dari Gunung Perak Sinjai

Sabtu, 02 April 2016 | 17:14 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Marwan Paris - GoSulsel.com

Sinjai, GoSulsel.com — Menempuh jarak kurang lebih 50 km perjalanan dari kota Sinjai ke arah barat di lembah gunung Bawakaraeng, terdapat sebuah perkampungan yang tak hanya indah karena panorama alamnya. Di dusun Madakko, Desa gunung Perak, Sinjai Barat ada hal yang berbeda. Di sana, ada perempuan-perempuan yang lihai menempa besi.

Dentuman palu silih berganti dengan ritme teratur. Ting-ting-ting, terdengar bunyi benturan besi di sebuah bilik. Salah satu Panre’ Bassi, Nanneng, sapaan ibu berusia 50 tahun ini sedang mengangkat palu dan ditimpahkan ke sebuah pelat besi yang dipanaskan dari bara.

Dinginnya udara di kaki gunung Bawakaraeng tidak terasa, saat berada di bilik yang disebut “pammanreang” bagi warga di Dusun Puncak, Desa Gunung Perak. Di tempat inilah, ibu tersebut membuat sejumlah parang, pisau dapur dan peralatan pertanian dari besi lainnya.

Api pun terus membara dari tungku dan sesekali diberi arang. Nanneng terus memasukan sebatang besi. Usai dipanaskan, besi yang dipendamkan pada tungku itu diangkat dengan penjepit. Kemudian dipukul dengan palu hingga besi yang membara tersebut melempeng.

Menurut ibu Nanneng, pekerjaan itu merupakan satu-satunya mata pencahariannya yang sudah menjadi warisan turun temurun. Bahkan, waktu suaminya masih hidup, ia sudah bergelut dengan besi dan arang.


pandai besi sinjai 4
(Foto: Perempuan pandai besi dari Sinjai/Fotografer: Marwan Paris/GoSulsel.com)
pandai besi sinjai 3
(Foto: Perempuan pandai besi dari Sinjai/Fotografer: Marwan Paris/GoSulsel.com)
pandai besi sinjai 1
(Foto: Perempuan pandai besi dari Sinjai/Fotografer: Marwan Paris/GoSulsel.com)
pandai besi sinjai 5
(Foto: Perempuan pandai besi dari Sinjai/Fotografer: Marwan Paris/GoSulsel.com)

LIHAT JUGA