Bupati Luwu, Indah Putri Indriani.

Indah: Utamakan Sektor Infrastruktur & Pelayanan Dasar

Minggu, 10 April 2016 | 18:27 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar,GoSulsel.com – Permasalahan anggaran menjadi pokok bahasan utama saat seluruh kepala daerah baru hasil Pilkada 2015 di panggil Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jumat (8/4/2016). Salah satu bupati yang menghadiri rapat ini adalah Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Salah satu pesan utama adalah porsir penganggaran dalam APBD, agar lebih mengutamakan belanja langsung dibanding tidak langsung. Dimana sebagian besar daerah, 50 persen lebih APBDnya digunakan untuk belanja tidak lansung seperti gaji pegawai dan kegiatan operasionalnya.

“Pesan utamanya mengefektifkan anggaran pembangunan dengan memperbanyak porsi belanja langsung. Tentunya dengan memperhatikan RPJMN, yaitu fokus pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan,” kata Indah kepada GoSulsel.com di Hotel Clarion, Minggu (10/4/2016).

Karena itu, kepala daerah diminta mengambil peranan secara aktif dalam proses perencanaan dan penggunaan anggaran didaerah. Serta melakukan penghematan anggaran dengan mendahulukan prioritas.

Indah mengakui dalam APBD pokok 2016 Lutra, 53 persen diantaranya digunakan untuk belanja pegawai, baik rutin maupun operasional. Sisanya, 47 persen yang digunkan untuk belanja langsung, dimana tak seluruhnya langsung ke masyarakat.

Halaman:

BACA JUGA