Ilustrasi

Survei Elekbalitas NA-ASS Anjlok, Begini Kata Pengamat

Selasa, 06 Maret 2018 | 13:04 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Dari hasil survei terbaru, pasangan calon Gubernur dan Wagub Sulsel, elektabilitas pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) anjlok bahkan nyaris terjung bebas.

Hal ini tercermin dari hasil riset yang dilakukan oleh Indo Survey Strategis (ISS). Malah trend peningkatan pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) berada di urutan pertama (24,3%), kemudian disusul berturut-turut NH-Aziz (20,1%), NA-ASS (18%) dan Agus-TBL (8,9%).

Artinya posisi NA-ASS yang sebelumnya cenderung diunggulkan oleh sejumlah lembaga survei, malah anjlok bahkan terjung bebas. Sementara trend peningkatan IYL-Cakka konsisten terus mengalami peningkatan.

Menanggapi hal itu, Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Syahrir Karim menilai, itu adalah hal yang wajar. Lantaran tim yang rapuh serta komunikasi politik yang cenderung tidak terarah.

“NA-ASS mesti mengevaluasi kerja timnya. Kejadian terbaru terkait tidak munculnya logo partai pegusung dalam gambar pasangan ini adalah bukti kongkrit tidak rapinya tim NA-ASS bekrja,” kata Syahrir, Selasa (6/3/2018).

Selain itu, dia mengatakan pasangan yang menggunakan tagline Prof Andalan ini mesti harus lebih egresif dalam melakukan kerja-kerja kampanye, tidak cukup dengan melakukan pencitraan berlebihan.

“NA-ASS juga mesti lebih agresif bekerja, dan tidak hanya mengandalkan isu prestasi saat menjadi Bupati dan lainnya,” kata dia.

Saat berpisah dengan Tanribali Lamo atau saat awal menggandeng Andi Sudirman Sulaiman, NA memang degradasi tim. Perlahan timnya satu persatu hengkang. Sementara sosok ASS belum dikenal luas oleh masyarakat.

“Dan yang terpenting juga, sosok ASS ini mesti dieksplor lebih jauh oleh tim NA, supaya masyarakat bisa lebih mengenal siapa dan bagaimana sepak terjang ASS ini,” tandasnya.(*)


BACA JUGA