Ilustrasi

Tak Mengerti Bahasa Asing Jadi Alasan Polisi Limpahkan Kasus Bentrok Imigran ke Imigrasi

Kamis, 10 September 2015 | 11:31 Wita - Editor: gun mashar -

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Polisi melimpahkan kasus bentrok Warga Negara Asing (WNA) Sudan Vs WNA Afghanistan ke pihak imigrasi. Alasannya, karena polisi tidak mengerti bahasa mereka.

“Kami pernah mengangani awalnya, tapi kami tidak bisa mengambil keterangan lebih jauh karena kami tidak mengerti bahasa mereka,” ujar Kanitreskrim Polsek Tamalanrea, AKP Syahwan di Mapolsek Tamalanrea, Kamis (10/9/2015).

Selain itu kata Syahwan, WNA ini juga tidak mengerti bahasa Indonesia.

Peristiwa berdarah ini berawal dari ketersinggungan imigran asal Afganistan terhadap rekan sekontrakannya asal Sudan yang dituding jarang membersihkan rumah jika usai menyantap makanan. Salah satu imigran asal Afghanistan pun langsung menegur imigran asal Sudan yang sementara makan di meja makan rumah tersebut.

Halaman 2

Karena merasa tersinggung dengan teguran itu, salah seorang imigran asal Sudan langsung menegur balik. Tak terima, sejumlah warga negara asing (WNA) Afghanistan dan Sudan langsung terlibat adu jotos.

“Motifnya ini karena hal sepele, sesuai makan malam ditegur karana jarang membersihkan, kemudian terjadi ketersinggungan dan setelah itu mereka langsung baku hantam,” jelasnya.

Akibat bentrok ini, 7 orang WNA asal Sudan dan 5 orang WNA asal Afganistan mengalami luka bacok.

Reporter: Sahrul Ramadhan


BACA JUGA