Mal Panakkukang, Pohon Natal, Aksesoris Natal
2 pengunjung sedang memperhatikan aneka aksesoris bertemakan natal di Mal Panakkukang, Sabtu (06/12/2015). (Foto: Muhaimin/GoSulsel.com)

Jelang Natal & Tahun Baru, Disperindag Jamin Harga Bahan Pokok Tak Melonjak Naik

Selasa, 22 Desember 2015 | 23:26 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Evi Novitasari - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar menjamin bahwa jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2016, bahan pokok tak akan mengalami kenaikan harga ataupun kekurangan stok. Ini diungkapkan Muhammad Fadli, Kepala Bidang Perdagangan Perindag, saat diwawancarai di kantornya, Jl Rappocini, Selasa (22/12/2015).

“Persoalan klasik jika perayaan hari besar seperti Natal dan Tahun Baru ini ada kenaikan tapi tidak signifikan. Setiap hari Selasa kami ada kegiatan pantau ke pasar-pasar. Jadi kalau ada kenaikan sedikit saja kita bisa langsung antisipasi,” kata Fadli.

pt-vale-indonesia

“Kita upayakan tidak ada kenaikan, kalau ada pegangan atau distributor yang nakal memanfaatkan momen, langsung kami buat pasar murah di titik itu tapi kami jamin itu tidak ada karena kami rutin berkoordinasi dengan mereka,” sambungnya.

10 pasar yang masuk dalam pantauan Disperindag antaranya Pasar Sentral, Pasar Sawah, Pabaeng-baeng, Pasar Panakkukang, Sambung Jawah, Pasar Kampung Baru, dan Pasar Terong. Semua diyakini tak akan mengalami kenaikan.

“Dari 10 pasar kita harus objektif. Seperti harga cabe di Pasar Sentral dengan Pabaeng-baeng itu berbeda. Jadi kita harus ambil nilai rata-rata. Dan sejauh ini kami masih menjamin tidak akan ada kenaikan harga. Kalaupun ada, langsung kami antisipasi,” katanya.

Halaman 2

Contoh, menurut Fadli, awal Desember harga gula pasir naik Rp 200. Kenaikan itu masih dalam kondisi wajar.

“Adapun kenaikan harga seperti gula di minggu ke-2 Desember naik Rp 200 tapi itu masih wajar. Beras juga akan mengalami sedikit kenaikan, jadi kita antisipasi dengan buat pasar murah nanti, kita mudah berkoordinasi dengan Bulog, untuk 11 bulan ke depan stok beras masih mencukupi,” ungkapnya.

Dari data yang diperoleh dari Disperindag untuk stok sembako di Kota Makassar jelang Natal dan Tahun Baru 2016 ditemukan bahwa untuk beras terdapat 33,5 ton stok di Bulog dan akan aman hingga 11 bulan ke depan. Gula pasir dengan stok 620 ton aman hingga 2 bulan ke depan, minyak goreng sebanyak 100 liter aman hingga 3 bulan ke depan, tepung terigu sebanyak 45 ribu metric ton (MT) sementara kebutuhan Makassar hanya 12 ribu MT per bulan.(*)


BACA JUGA