Perahu hias saat merayakan "Maudu Lompoa" (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa dilaksanakan sebagai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang rutin diadakan setiap tahun. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI
#

Ritual Maudu’ Lompoa Cikoang, Tradisi Termegah di Indonesia

Minggu, 10 Januari 2016 | 19:32 Wita - Editor: Baharuddin - Fotografer: Zul Kifli - Go Cakrawala

Takalar, GoSulsel.com – Maudu’ Lompoa sebagai tradisi budaya bukan lagi milik warga Laikang,Kabupaten Takalar tetapi ritual tahunan ini sudah milik masyarakat luas, hingga ke mancanegara. Tidak heran jika masyarakat Takalar menyebut ritual ini merupakan tradisi termegah di Indonesia.

Dalam ritual maudu lompo disamping termegah,yang digelar Minggu (10/1/2015), merupakan tradisi yang cukup unik,keunikanya adalah, perahu kayu ukuran bervariasi (Lambere Japing-Japing) yang dipakai sebagai transportasi air tradisional tertambat apik di muara sungai itu.

Perahu dihiasi menyerupai layar kain berwarna warni. di atas perahu hias itu di bubuhi aneka sesaji, sebuah bakul raksasa dari anyaman daun lontar atau warga setempat menyebutnya ‘Baku’ Maudu’, di dalam baku itu  berisi nasi setengah matang.

Berita foto-fotonya:



Halaman 1
Sejumlah warga melakukan seni silat saat ritual "Maudu Lompoa" (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa, merupakan ritual tahunan warga untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhaamad SAW. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI

Sejumlah warga melakukan seni silat saat ritual “Maudu Lompoa” (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa, merupakan ritual tahunan warga untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhaamad SAW. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI

Halaman 2
Sejumlah warga mengarak perahu hias saat merayakan "Maudu Lompoa" (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa dilaksanakan sebagai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang rutin diadakan setiap tahun. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI

Sejumlah warga mengarak perahu hias saat merayakan “Maudu Lompoa” (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa dilaksanakan sebagai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang rutin diadakan setiap tahun. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI

Halaman 3
Warga menghias perahunya menggunakan telur, selendang, sarung, dan pakaian, saat ritual "Maudu Lompoa" (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa, merupakan ritual tahunan warga untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhaamad SAW. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI

Warga menghias perahunya menggunakan telur, selendang, sarung, dan pakaian, saat ritual “Maudu Lompoa” (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa, merupakan ritual tahunan warga untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhaamad SAW. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI


maulid 4
Sejumlah warga melakukan seni silat saat ritual "Maudu Lompoa" (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa, merupakan ritual tahunan warga untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhaamad SAW. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI
maulid 3
Sejumlah warga mengarak perahu hias saat merayakan "Maudu Lompoa" (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa dilaksanakan sebagai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang rutin diadakan setiap tahun. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI
maulid 3
maulid 2
Warga menghias perahunya menggunakan telur, selendang, sarung, dan pakaian, saat ritual "Maudu Lompoa" (Maulid Besar) di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Minggu 10 Januari. Maudu Lompoa, merupakan ritual tahunan warga untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhaamad SAW. GO CAKRAWALA/ ZUL KIFLI