Formas Peduli Sejarah & Budaya Gowa Berunjuk Rasa Minta Bahas Ranperda LAD

Selasa, 29 Maret 2016 | 13:10 Wita - Editor: Syamsuddin -

Gowa, Sulsel.com -Polemik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Lembaga Adat Daerah (LAD) Gowa, terus berlanjut. Sekitar 2000-an orang menyeruduk kantor DPRD Kabupaten Gowa, Selasa (29/3).

Kelompok yang mengatasnamakan dirinya Forum Masyarakat (Formas) Peduli Sejarah dan Budaya Gowa ini, mendatangi DPRD untuk menyampaikan aspirasi terkait Ranperda LAD. Mereka meminta DPRD Gowa untuk segera membahas Ranperda LAD untuk disahkan sebagai Perda.

Mereka menilai Ranperda ini bisa menjadi penyatu masyarakat Gowa. Pembina Formas Masyarakat Penduli Sejarah dan budaya Gowa, Dr Rahmansyah, menjelaskan kedatangan mereka bukan untuk menasbihkan diri lebih paham soal sejarah dan budaya Gowa.

“Kami bukan Andi bukan Karaeng. Tapi secara genetika, kami semua keturunan Tomanurung. Saya meminta anggota dewan jangan karena memiliki kewenangan, serta merta menolak kajian akademik Ranperda ini,” kata Anggota DPRD Sulsel, Rahmansyah.

“Ini memiliki proses-proses akademik. Jangan karena kewenangan kita menolak satu tambah satu sama dengan 2,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA