Aziz: Produksi Film Lokal di Sulsel Hanya di Tahun 70-an

Rabu, 30 Maret 2016 | 15:40 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Aris Taoemesa - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com -Negara Indonesia banyak dihebokan dengan kasus narkoba, terorisme dan korupsi dan hampir semua orang mengetahuinya dari berbagai kalangan.

Namun, tanpa disadari ada hal kecil yang tidak diperhatikan yang membuat mental generasi muda merosot dalam hal moral dan pendidikan. Oleh karena itu, bertepatan Hari Film Nasional, Launching Perkumpulan “Masyarakat Pemantau Film (MPF)” di Kedai Kopi Papa Ong, Rabu (30/3/2016).

Iwan Asis sebagai ketua pengurus menjelaskan bahwa komunitas ini ada untuk memotivasi perfilman lokal dan menanggulangi dampak film-film yang berdampak buruk bagi perkembangan anak muda.

“Memotivasi dalam dunia perfilman, dan melihat film yang beredar. Dunia perfilman sudah mulai mempengaruhi masyarakat,” kata Iwan.



Iwan juga menjelaskan bahwa seharusnya film-film lokal banyak diangkat untuk mengembalikan kembali kejayaan dunia perfilman di Indonesia. “Produksi di Sulsel hanya ada tahun 70-an seperti Sandrego, Di Ujung Badik dan lain-lain, dan ini baru muncul lagi,” kata Iwan.

Halaman:
Tags:

BACA JUGA