(Foto: Pedagang obat di pinggiran jalan Makassar,Kamis 14 April 2016/Marwan Paris/GoSulsel.com)

Mengurai Atraksi & Retorika Penjual Obat di Pinggiran Jalan Makassar

Kamis, 14 April 2016 | 21:51 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Marwan Paris - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com Sekerumunan masyarakat nampak menyatu di suatu sisi, di Jalan Perintis Kemerdekan, tak jauh dari salah satu pusat perbelanjaan di Kecamatan Tamalanrea.

Orang-orang berdiri menyemut, membentuk sebuah lingkaran. Ditengah lingkaran itu, sesosok pria berpakaian serba putih dengan tangkai microphone di tangannya, mencoba menarik perhatian para pengguna jalan.

pt-vale-indonesia

Tak lain, dia adalah seorang penjual obat yang ibarat seorang master, tengah menampilkan kehebatannya ketika sedang beraksi. Penonton seolah tersihir oleh mantra-mantra yang diucapkan.

Mungkin bagi kaum yang berpendidikan, akan menyebutnya sebagai pembual. Namun jangan disangka, tak sedikit orang mau berdiri lama-lama hanya sekedar menyaksikan kehebatannya. Seperti yang diintip GoSulsel.com, Kamis sore (14/4).

Ia sadar betul, bahwa lingkaran itu adalah panggung retorika dari  masyarakat pinggiran kota. Di lingkaran itu pula, ia seolah memaparkan sabda yang diamini semua penonton. Ia memulai retorika tentang obat setelah sebelumnya mengeluarkan atraksi demi mengumpulkan massa.

Halaman: