Rahma, Ibu yang Pukuli dan Cabut Kuku Anak Kandungnya Bukan Warga Asli Mamajang

Rabu, 31 Agustus 2016 | 19:43 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Nataz - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Pelaku penganiayaan anak di bawah umur, yang tidak lain adalah anak kandungnya sendiri, Rahma (24) ibu kandung Nisa (13) diketahui belum terlalu lama menetap di Kelurahan Tamparang Keke, Kecamatan Mamajang, Makassar.

“Baru 3 bulan dia ngekost bersama suami dan anaknya di sini, Jl.Baji Pamuli I RT 3 RW 3 Kelurahan Tamparang Keke, Kecamatan Mamajang,” tata Lurah Tamparang Keke Alex S.Sos saat ditemui Gosulsel.com di kantornya.

Dirinya bahkan kaget setelah mengetahui warga yang terlibat adalah warganya, namun setelah diperiksa, ternyata bukan.

“Mereka datang ngekost di sini tanpa sepengatahuan pemerintah setempat, warga yang tempat tinggalnya berada di dekat kost pelaku juga tidak terlalu mengenal pelaku, karena selain masih baru, pelaku juga dikenal sangat tertutup,” pungkas Alex.



Sebelumnya, Nisa babak belur dihajar oleh ibu kandungnya sendiri. Saat ini Nisa telah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Selasa (30/8/2016). Dari informasi, Nisa pertama kali diselamatkan oleh tetangganya, Sherli, dan melarikan anak tersebut ke RS. Bhayangkara. Nisa menderita luka lebam di sekujur tubuhnya, bahkan kuku jari manis kirinya dicabut.(*)


BACA JUGA