Rusunawa Mahasiswi UIN Samata.

2 Wartawan TV Dipukul Satpam UIN Alauddin, Ini Tanggapan Pihak Kampus

Jumat, 02 September 2016 | 20:38 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Muhammad Nataz - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com Pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melalui Humasnya Haryanto membantah laporan tentang kekerasan yang dilakukan Satpam UIN terhadap 2 Wartawan TV saat tengah melakukan liputan aksi demonstrasi yang di gedung rektorat Kampus UIN kemarin, Kamis, (01/09/2016)

“Terhadap laporan tersebut, kemarin langsung kami kumpulkan seluruh Satpam, namun hasilnya, belum ada yang mengakui hal tersebut, seperti yang dilaporkan, akan ditelusuri lebih lanjut kebenarannya,” ucap Haryanto saat dikonfirmasi, Jumat, (02/09/2016)

Diketahui, Kedua wartawan yakni Imran berasal dari media VE-Channel dan Muchlis dari Go TV diperlakukan secara tidak wajar yakni selain dipukuli, kamera miliknya bahkan berusaha dirampas dan dipaksa untuk menghapus gambar oleh Satpam UIN Alauddin saat liputan aksi demostrasi di lantai dasar gedung rektorat UIN Alauddin siang kemarin.

Pihak media terkait pun angkat bicara atas penganiayaan yang dialami kedua wartawan tersebut, Koordinator liputan sekaligus Eksekutif Producer News & Talk Show Ve Channel, Ilham Husen saat dikonfirmasi kemarin, meminta Pimpinan kampus UIN untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Kami tidak menerima tim kami di lapangan diperlakukan seperti ini, jurnalis tidaklah pantas diperlakukan seperti itu hingga dipaksa untuk menghapus gambarnya,” katanya

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Gowa, Saribulan mengatakan, bahwa apa yang menimpa kedua wartawan TV baru-baru ini sungguh telah melecehkan profesi seorang jurnalis dan hal ini tidaklah boleh dibiarkan terulang kembali.

Halaman:

BACA JUGA