SYL: Pembebasan JCH Ilegal Seperti Membebaskan Sandera

Kamis, 08 September 2016 | 16:36 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar,GoSulsel.com – Ratusan Jamaah Calon Haji (JCH) berpaspor Filipina yang sudah berada di Arab Saudi, jadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Selain itu, masih ditahannya 9 JCH dari 177 orang, masih menjadi pekerjaan berat bagi pemerintah. Berbagai langka terus dilakukan pemerintah Indonesia untuk menyelesaikan masalah ini.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengakui proses diplomasi yang dilakukan saat ini harus berhati-hati. Pemerintah Indonesia tak boleh memaksakan kehendak ke Filipina.

“Karena ini masalah diplomasi, masalah antar negara, saya tak mau mendahului langkah pemerintah pusat. Kita tak boleh mendesak, ini seperti membebaskan sandera, kita tak perlu banyak bicara,” katanya, kemarin.

Dirinya melalui Kanwil Kemenag terus mengikuti perkembangan langkah yang diambil oleh pemerintah pusat. Sembari terus melakukan komunikasi dengan Menko Polhukam dan Menlu.

Halaman:

BACA JUGA