FOTO: Abdul Kadir Dg. Tunru, pematung senior dengan karya-karya ikonik di berbagai daerah di Sulsel/Sabtu, 7 Januari 2017/Degina Adenesa/Gosulsel.com

Mengenal Daeng Tunru, Seniman Pencipta Patung-patung Ikonik Sulsel

Sabtu, 07 Januari 2017 | 23:44 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Degina Adenesa  - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com — Berawal dari kecintaannya pada dunia seni mengantarkan H.Abdul Kadir Dg.Tunru menjadi seniman pemahat patung yang berhasil melahirkan berbagai karya seni memukau di Sulawesi Selatan.

Abdul Kadir yang menghabiskan masa kecil dengan hobi menggambar, bercerita bahwa dirinya bukanlah seseorang dengan dasar pendidikan seni, namun karena memiliki kemauan yang tinggi dan didukung jiwa seni membuat dirinya menekuni profesi tersebut.

“Basic pendidikan saya bukan seni, saya lulusan STM tapi dari kecil memang suka menggambar, bahkan kalau selesai nonton bioskop, saya gambar-gambar tokoh ceritanya, seperti cowboy,” imbuhnya sambil tertawa.

Saat ditemui Gosulsel.com di kediamannya Jalan Abd.Muthalib Dg.Narang Gowa, seniman yang telah lanjut usia ini menceritakan satu persatu karya patungnya yang telah berhasil dikomersilkan.

Patung Dewa Siwa dan Brahmana yang terletak di toko textil Dipa, Jalan Nusantara, Makassar menjadi patung pertama yang dibuatnya pada tahun 1970an sejak usianya masih 20 tahun.

Selanjutnya patung Kklenteng Kuangkong khas tiongkok yang terletak di Jalan Sulawesi, patung Gubernur di Jalan Andi Tonro Gowa yang dibuat sekitar tahun 1990-an, patung Massa yang menjadi ikon masyarakat Gowa yang dibuat pada sekitar tahun 1993, patung kuda di Jeneponto, patung ayam berhadapan di jalan Malino serta beberapa patung yang berhasil dipamerkan, baik di dalam maupun luar Sulawesi Selatan.

Halaman:

BACA JUGA