FOTO: Aliansi Orange Bersatu pada aksi bela rakyat 121 di Gedung DPRD Propinsi Sulawesi Selatan/Kamis, 12 Januari 2017/Sapriady Putra/Gosulsel.com
#

Aliansi Orange Bersatu UNM Tuntut 5 Hal Ini pada Jokowi-JK

Kamis, 12 Januari 2017 | 15:25 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Degina Adenesa  - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com — Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam Aliansi Orange Bersatu melakukan aksi unjuk rasa 121 di Gedung DPRD Propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (12/1).

Aliansi mahasiswa ini protes terhadap kenaikan harga tarif dasar listirk, harga BBM, dan kenaikan harga pengurusan SIM, STNK serta BPKN kendaraan bermotor.

Khusus harga BBM, menurut mereka, kenaikan harga semestinya ditetapkan oleh Menteri ESDM sesuai dengan Perpres No.191 tahun 2016, bukan oleh Direktur Pemasaran Pertamina.

Dari rilis pernyataan sikap yang diterima Gosulsel.com, Aliansi Orange Bersatu memprotes lima (5) hal terhadap kebijakan pemerintahan Jokowi-Jk, yakni; Menolak kenaikan harga BBM, mencabut PP No. 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif PNBP, mengembalikan subsidi listrik 900V, Mencabut UUPT No.12 tahun 2012 , serta normalisasi harga sembako. (*)

FOTO-FOTO Aksi Bela Rakyat 121 Orange Bersatu:

FOTO: Aliansi Orange Bersatu pada aksi bela rakyat 121 di Gedung DPRD Propinsi Sulawesi Selatan/Kamis, 12 Januari 2017/Sapriady Putra/Gosulsel.com

FOTO: Aliansi Orange Bersatu pada aksi bela rakyat 121 di Gedung DPRD Propinsi Sulawesi Selatan/Kamis, 12 Januari 2017/Sapriady Putra/Gosulsel.com


unm-bersatu-4
FOTO: Aliansi Orange Bersatu pada aksi bela rakyat 121 di Gedung DPRD Propinsi Sulawesi Selatan/Kamis, 12 Januari 2017/Sapriady Putra/Gosulsel.com
unm-bersatu-3
FOTO: Aliansi Orange Bersatu pada aksi bela rakyat 121 di Gedung DPRD Propinsi Sulawesi Selatan/Kamis, 12 Januari 2017/Sapriady Putra/Gosulsel.com
unm-bersatu-2
FOTO: Aliansi Orange Bersatu pada aksi bela rakyat 121 di Gedung DPRD Propinsi Sulawesi Selatan/Kamis, 12 Januari 2017/Sapriady Putra/Gosulsel.com

LIHAT JUGA