Ilustrasi

Adik Bupati Pangkep Tak Hadiri Panggilan Penyidik, Ini Alasannya

Senin, 20 Februari 2017 | 18:36 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Risal Akbar - Go Cakrawala

“Sedang didalami, sekarang kami cari tau pertemuan-pertemuan itu konteksnya untuk apa?, apakah memang ada pemufakatan jahat antara keduanya (Syamsul dan Susanto) apakah memang Syamsul yang kendalikan proyek ini,” jelas Hidayatullah.

Meski begitu, ia menyebut keterlibatan Syamsuddin pada kasus tersebut sangat kuat melalui pertemuan-pertemuan yang telah diatur Syamsuddin dan Susanto.

Alat ksehatan yang diadakan pada tahun 2016 yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tambahan sebesar Rp22 M tersebut pun diduga merupakan alat kesehatan abal-abal yang pada proses pengadaannya ditemukan sejumlah kecacatan pada produk.

Kecacatan tersebut menurut Hidayatullah dapat dibuktikan dengan karat yang ada disejumlah alat kesehatan, serta merk yang sudah terkelupas.

“Kuat indikasinya barang ini tidak orisinil, merknya tempelan, jadi dia ambil merk tertentu lalu dia sablon ke alat itu, pengadaan ini penuh rekayasa,” kata Hidayatullah.

Iapun berjanji akan segera memeriksa oknum-oknum yang diduga kuat terlibat tersebut dalam waktu dekat. (*)

Halaman:

BACA JUGA