Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani mengungkapkan bahwa sektor peternakan sudah menjadi primadona baru di Luwu Utara

Sektor Peternakan Jadi Primadona Baru Luwu Utara

Kamis, 06 April 2017 | 18:12 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Eky Hendrawan - Go Cakrawala

Masamba, Gosulsel.com — Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani mengungkapkan bahwa sektor peternakan sudah menjadi primadona baru di Luwu Utara. Hal itu dia sampaikan pada acara Sosialisasi Program Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Aula Pertemuan Wakil Bupati, Rabu (05/04).

“Sektor peternakan di Luwu Utara ini sudah menjadi primadona baru, seiring dengan terbentuknya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, dan saya termasuk salah satu fansnya,” ujar Indah di hadapan peserta sosialisasi yang kebanyakan dari penyuluh pertanian itu.

Indah tidak asal bicara. Animo masyarakat terhadap program inseminasi buatan sangat tinggi. Terbukti pada setiap program Semalam di Desa yang digagas PMD, selalu saja dilakukan kegiatan inseminasi buatan (IB) dengan melibatkan masyarakat. Di Seko dan Pararra adalah bukti bahwa masyarakat di wilayah itu memang sangat antusias dengan IB.

“Kita sudah beberapa kali melakukan kegiatan IB di Kecamatan Seko dan Desa Pararra, mulai subuh usai salat subuh di Seko. Malamnya setelah dialog pemuda kita lakukan lagi, bahkan sampai jam 1 dini hari. Siangnya di gereja, kita sosialisasi  lagi. Pun di Pararra. Luar biasa animo masyarakat di sana,” terang Indah.

Terkait dengan program Upsus SIWAB, Indah meminta seluruh SKPD, tanpa terkecuali, untuk terlibat langsung dalam menyukseskan swasembada daging di Indonesia. Dia mengambil contoh keterlibatan TNI/Polri dalam Upsus Pajale yang mampu berakselerasi melakukan upaya percepatan swasembada pangan. 

Dengan bercermin pada keterlibatan TNI/Polri itu, maka Upsus SIWAB ini, kata Indah, menjadi tanggung jawab bersama. “SKPD jangan bilang itu bukan tupoksi saya. Coba lihat TNI/Polri, bahkan Kejaksaaan, meski bukan tupoksinya, tapi mereka bahu-membahu menyukseskan Upsus Pajale,” tandas Indah.

Sementara itu, Kadis Peternakan Adriyani Ismail mengatakan, butuh keseriusan dan kerja cerdas dari semua petugas inseminator, termasuk di dalamnya para penyuluh pertanian untuk menyukseskan SIWAB tersebut. “Saya butuh keseriusan ta, kerja cerdas ta, khususnya para petugas IB, bantu kami menyukseskan Upsus SIWAB ini,” ujar Adriyani.

Sosialisasi Upsus SIWAB ini juga menghadirkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Azis dan beberapa orang jajarannya. Tampak juga terlihat Kepala BAPPEDA Luwu Utara Rusydi Rasyid, serta beberapa Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) se-Luwu Utara.(*)


BACA JUGA